Jakarta (APRI) โ Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Tahun 2026 menjadi momentum penguatan peran strategis penghulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini mengemuka dalam paparan Ketua Ombudsman RI, H. Nuzran Joher, S.Ag., M.Si., di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Nuzran memaparkan hasil Penilaian Opini Ombudsman RI Tahun 2025 yang menunjukkan Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama meraih nilai tinggi, yakni 86,19. Capaian ini turut berkontribusi terhadap penilaian Kementerian Agama secara keseluruhan yang memperoleh nilai 80,10 dengan kategori kualitas pelayanan baik.
Nuzran menegaskan bahwa penghulu merupakan garda terdepan sekaligus wajah pelayanan Kementerian Agama di tengah masyarakat. Perannya tidak hanya sebatas administrasi dan pencatatan pernikahan, tetapi juga mencakup edukasi, pembinaan keluarga, serta deteksi dan mitigasi berbagai persoalan sosial keagamaan.
Ia juga mendorong peningkatan profesionalisme penghulu melalui sertifikasi kompetensi, penguatan keterampilan teknis, serta penerapan pelayanan yang transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan bebas dari praktik maladministrasi.
Bagi APRI, penguatan kompetensi dan integritas penghulu menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi layanan KUA yang semakin profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Capaian positif Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah sekaligus menjadi motivasi bagi organisasi profesi penghulu untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan kepenghuluan secara berkelanjutan.
Diskusi panel tersebut turut menghadirkan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd., serta Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), K.M. Nuruddin, dengan pendampingan Ketua Umum APRI, H. Madari, M.Sos.
Rakornas APRI 2026 yang berlangsung pada 12โ14 Oktober tersebut diikuti 80 perwakilan Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah APRI dari seluruh Indonesia secara luring, serta para penghulu se-Indonesia secara daring.
Melalui forum ini, APRI terus memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga dalam mendorong peningkatan kapasitas, integritas, dan profesionalisme penghulu sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan yang berkualitas dan terpercaya.