Palembang, 28 September 2026 – Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Sumatera Selatan bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang menyelenggarakan Pelatihan Penguatan Kompetensi Penghulu yang berlangsung pada 28 September hingga 3 Oktober 2026, bertempat di BDK Palembang.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I. Pelatihan ini diikuti oleh 19 orang penghulu dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia penghulu dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Pelatihan mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Penghulu yang Berintegritas dan Berdaya Saing Menuju Pelayanan yang Berdampak.” Tema ini menjadi landasan dalam membangun penghulu yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan keagamaan dan kepenghuluan yang berkualitas.
Hadir dalam acara pembukaan Ketua dan jajaran pengurus PW APRI Sumatera Selatan, Kepala BDK Palembang, serta Koordinator Widyaiswara. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu di Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Syafitri Irwan, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu dalam menghadapi dinamika pelayanan masyarakat yang semakin berkembang.
Beliau menegaskan bahwa penghulu memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan keagamaan, khususnya dalam bidang pernikahan dan pembinaan keluarga sakinah. Oleh karena itu, penghulu dituntut untuk senantiasa meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PW APRI Sumatera Selatan, Drs. H. Anwar, M.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan penguatan kompetensi ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme penghulu di Sumatera Selatan.
Menurutnya, penghulu tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dalam melaksanakan tugas kepenghuluan, tetapi juga harus memiliki integritas, etika, wawasan keilmuan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan regulasi dan kebutuhan masyarakat.
“Pelatihan ini menjadi momentum penting bagi para penghulu untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BDK Palembang atas kerja sama dan dukungan dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut. Sinergi antara organisasi profesi dan lembaga pendidikan serta pelatihan diharapkan dapat terus diperkuat demi kemajuan profesi penghulu.
Pelatihan Penguatan Kompetensi Penghulu ini dilaksanakan melalui kombinasi pembelajaran klasikal dan daring. Pembelajaran klasikal dilaksanakan selama tiga hari, sedangkan pembelajaran daring berlangsung selama empat hari.
Melalui metode pembelajaran tersebut, peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang komprehensif, baik secara teori maupun praktik, terkait peningkatan kompetensi dan pelaksanaan tugas kepenghuluan.
Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan materi yang mendukung peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam menjalankan tugas sebagai penghulu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PW APRI Sumatera Selatan bersama BDK Palembang berharap dapat melahirkan penghulu yang semakin kompeten, berintegritas, dan berdaya saing, serta mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun profesi penghulu yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (ki)