Kampar (Humas), Kepala
Kantor Urusan Agama (Ka.KUA) Kecamatan Kampar,
Rahmad, S.Pd.I, MH, turut serta dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek)
Fasilitator Literasi Keuangan Keluarga yang diselenggarakan oleh Direktorat
Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik
Indonesia, Selasa, 6/5/2025
Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari
Mulai Selasa s/d Jumat ini diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia, yang
merupakan perwakilan dari 34 provinsi serta Kementerian /Lembaga lain dengan
jumlah peserta 100 peserta. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dirjen
Bimas Islam Kemenag RI, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag, yang dalam kesempatan
tersebut diwakili oleh Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Adib, S.Ag
Dalam sambutannya, Muhammad Adib
menekankan pentingnya literasi keuangan dalam kehidupan keluarga, terutama di
tengah tantangan ekonomi global yang semakin kompleks. Ia menyampaikan bahwa
keluarga adalah pilar utama dalam membentuk masyarakat yang sejahtera, dan
pengelolaan keuangan yang baik menjadi fondasi penting dalam menciptakan
ketahanan keluarga.
"Bimtek ini diharapkan dapat
mencetak fasilitator-fasilitator handal yang mampu memberikan edukasi kepada
masyarakat, khususnya pasangan suami istri, agar mampu merencanakan dan mengelola
keuangan keluarga secara bijaksana, islami, dan berkelanjutan," ujar Adib.
Rahmad menyambut baik pelaksanaan Bimtek
ini dan menyatakan komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam
pembinaan keluarga di wilayah tugasnya, khususnya dalam layanan bimbingan
pranikah dan pembinaan keluarga sakinah. Ia menilai bahwa literasi keuangan
sangat penting untuk dibekali kepada calon pengantin maupun pasangan suami
istri dalam rangka membangun keluarga yang harmonis dan mandiri secara ekonomi.
"Melalui pelatihan ini, akan sangat
membantu dalam meningkatkan kualitas layanan di KUA, khususnya dalam program
bimbingan keluarga sakinah," ungkap H. Rahmad.
Dengan partisipasi aktif dari KUA
seluruh Indonesia, diharapkan program literasi keuangan keluarga yang diinisiasi
oleh Ditjen Bimas Islam ini dapat menjangkau masyarakat secara luas dan
memberikan dampak nyata dalam penguatan ketahanan keluarga di berbagai daerah.
( Fatmi/humas)