Tuhemberua (Humas). Dalam rangka memantapkan persiapan pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-81 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2027, Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua menghadiri rapat lanjutan persiapan HAB yang digelar di Aula Ehao Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara, Selasa (20/10).
Rapat tersebut menjadi bagian penting dari upaya mematangkan berbagai persiapan agar pelaksanaan HAB Kementerian Agama ke-81 dapat berjalan dengan baik, terarah, dan sukses. Kegiatan dibuka oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Safnal Rasyad Kabu, kemudian dilanjutkan dengan rapat yang dipimpin oleh Ketua HAB terpilih, Juliaro Gea.
Dalam rapat lanjutan ini, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya melakukan review terhadap hasil rapat perdana, penyempurnaan berbagai rencana kegiatan, serta finalisasi hasil pembahasan sebelumnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap rencana yang telah disusun semakin matang dan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan kegiatan HAB mendatang.
Melalui pembahasan tersebut, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan sinergi dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan HAB ke-81. Dengan perencanaan yang terstruktur dan kerja sama yang solid, pelaksanaan HAB diharapkan berlangsung tertib, lancar, dan memberikan makna bagi seluruh keluarga besar Kementerian Agama.
Kehadiran KUA Tuhemberua dalam rapat lanjutan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses persiapan dan koordinasi pelaksanaan HAB Kementerian Agama ke-81 Tahun 2027 di Kabupaten Nias Utara.
Hari Amal Bakti Kementerian Agama bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta meneguhkan semangat kebersamaan seluruh jajaran Kementerian Agama.
Dengan dilaksanakannya rapat lanjutan ini, persiapan HAB ke-81 diharapkan semakin terarah dan siap diwujudkan melalui kerja sama, tanggung jawab, serta semangat pengabdian seluruh pihak yang terlibat. (MHS/BNP)