PW. APRI Sumsel (Muara Enim),– Dalam rangka menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Benakat Kabupaten Muara Enim menggelar rapat persiapan Manasik Akbar TK dan PAUD se-Kecamatan Benakat, Selasa (13/10/2026). Kegiatan dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Benakat tersebut dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam, Ketua Ikatan Guru Raudhatul Anfal (IGRA) Kecamatan Benakat, dan kepala TK, RA, dan PAUD se-Kecamatan Benakat.
Rapat
membahas teknis pelaksanaan, pembagian tugas kepanitiaan, serta konsep kegiatan
manasik agar berjalan tertib, edukatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Kepala
KUA Kecamatan Benakat yang diwakili Ade
Irwansyah, S.Sos menyampaikan bahwa “kegiatan
Manasik Akbar ini bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak
usia dini dengan metode praktik langsung. Melalui manasik ini, kita ingin
anak-anak TK dan PAUD mengenal apa itu Ka'bah, Sa'i, Wukuf, dan lempar jumrah
sejak dini. Bukan sekadar seremonial, tapi penanaman cinta pada
Baitullah," ujarnya.
Adapun kegiatan Manasik Akbar TK dan PAUD se-Kecamatan Benakat direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin, 19 Oktober 2026 mendatang yang dimulai pukul 07.30 WIB, Halaman Masjid Jami Amaliyah Desa Padang Bindu Kecamatan Benakat.
Dalam
kesempatan yang sama Meli Epriyanti, S.Pd selaku Ketua Panitia pelaksana mengatakan
“kegiatan akan diikuti oleh ratusan siswa-siswi TK, RA, dan PAUD beserta orang
tua dan dewan guru. Nantinya, area Masjid Jami Amaliyah akan disulap menjadi
miniatur Tanah Suci dengan replika Ka'bah, tempat Sa'i, dan area lempar jumrah.
Selanjutnya kami berharap dukungan dari
semua pihak, baik pemerintah desa, pihak masjid, maupun wali murid, agar
kegiatan ini dapat berjalan lancar dan menjadi pengalaman berkesan bagi
anak-anak," Ungkap Meli
Sementara
itu ditempat terpisah H. Midi Kepala KUA Benakat menyambut baik kegiatan
tersebut dan menyatakan “Manasik haji TK dan Paud merupakan agenda rutin KUA Benakat
yang bekerjasama dengan IGRA dengan rangkai kegiatan simulasi atau peragaan ibadah haji
yang dirancang sederhana untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak usia
dini”.
Tegas H. Midi