Serang,
Banten -
Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Banten sukses
menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I untuk periode kepengurusan 2024-2028.
Acara penting ini dilangsungkan pada Selasa, 25 November 2025,
bertempat di Wanda Galuh, Kota Serang, dan dihadiri oleh jajaran
petinggi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten.
Kehadiran
unsur pimpinan Kanwil Kemenag Banten menunjukkan dukungan institusi terhadap
peran strategis para penghulu. Turut hadir dalam Rakerwil tersebut adalah Kepala
Kanwil Kemenag Banten, H. Amrullah, didampingi oleh Kepala Bidang
Urusan Agama Islam (Urais), H. Humaedi Hakim, Kepala Tim Umum, H.
Damanhudri, serta Pengawas PW APRI Banten, H. Badri Hasun dan H.
Komar.
Dalam
sambutannya yang mengawali Rakerwil, Ketua PW APRI Banten menyampaikan
harapannya agar sinergi antara APRI dan Kemenag dapat semakin kuat. Secara
spesifik, Ketua PW APRI Banten memohon kepada Kepala Kanwil Kemenag Banten
untuk memberikan ruang sekretariat bagi PW APRI Banten di
wilayah operasional Kemenag Banten. Permintaan ini bertujuan untuk
memfasilitasi koordinasi organisasi dan mendukung kelancaran program kerja APRI
Banten dalam melayani masyarakat dan memajukan profesi penghulu.
"Kami berharap Bapak
Kepala Kanwil dapat memberikan ruang dan dukungan penuh, termasuk ketersediaan
ruang sekretariat di wilayah Kemenag Banten. Hal ini krusial agar APRI dapat
bekerja lebih efektif dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi
masyarakat," ujar Ketua PW APRI Banten.
Menanggapi
harapan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Banten, H. Amrullah,
memberikan arahan yang tegas sekaligus inspiratif. H. Amrullah menekankan bahwa
APRI sebagai organisasi profesi harus memiliki dampak nyata bagi
umat dan bangsa. Ia secara khusus menyoroti peran strategis penghulu
dalam menekan tingginya angka perceraian di Provinsi Banten.
Menurutnya,
para penghulu adalah garda terdepan yang paling dekat dengan calon pengantin,
sehingga memiliki kesempatan emas untuk memberikan edukasi dan bimbingan
pranikah yang berkualitas, membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa
rahmah.
Selain
itu, Kepala Kanwil juga menegaskan pentingnya APRI untuk mendukung
penuh program-program prioritas pemerintah. Salah satu program yang
ditekankan adalah inisiatif MBG (Makan Bergizi Gratis), yang
merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mencegah stunting.
"APRI harus
berdampak. Tugas utama Anda adalah menekan angka perceraian. Namun, lebih jauh,
Anda juga mendukung program pemerintah seperti MBG. Jika calon anak tumbuh
dengan baik, secara fisik dan mental, kelak saat dewasa mereka akan
menjadi penerus bangsa yang berkualitas," tegas H. Amrullah di
hadapan peserta Rakerwil.
H.
Amrullah menambahkan bahwa pengawasan terhadap kesehatan calon pengantin dan
edukasi gizi pra-nikah merupakan langkah preventif yang krusial untuk
memastikan lahirnya generasi unggul. Peran penghulu dalam memberikan pemahaman
ini dianggap vital untuk masa depan pembangunan bangsa.
Rakerwil I ini merupakan momen konsolidasi awal bagi PW APRI Banten. Agenda utama Rakerwil adalah menyusun dan menetapkan program kerja strategis yang akan dijalankan selama empat tahun ke depan, berlandaskan visi dan misi organisasi serta selaras dengan kebijakan Kanwil Kemenag Banten.
Fokus
program kerja tersebut diharapkan mencakup:
- Peningkatan kompetensi dan profesionalisme penghulu.
- Penegakan disiplin dan etika profesi.
Dengan
arahan langsung dari Kepala Kanwil Kemenag Banten, PW APRI Banten diharapkan
dapat menjadikan Rakerwil I ini sebagai fondasi kuat untuk berkontribusi aktif
dalam pembentukan keluarga yang berkualitas, sekaligus menjadi mitra strategis
pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat Banten yang religius dan
sejahtera.(zita)