Kampar (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan
Kuok kembali hadir di tengah pelajar melalui program KUA Goes To School โ BRUS
(Bimbingan Remaja Usia Sekolah). Kali ini, kegiatan digelar di MAN 1 Kampar
dengan menggandeng Kapolsek Bangkinang Barat Kecamatan Kuok untuk memberikan
edukasi seputar bahaya bullying dan narkoba.
Program BRUS merupakan inisiatif
inovatif Kementerian Agama yang dirancang untuk mendekatkan layanan bimbingan
dan konsultasi keagamaan kepada generasi muda. Kegiatan ini berlangsung di
Musholla Miftahul Ulum MAN 1 Kampar dan dihadiri oleh siswa, guru, penyuluh
agama Islam, serta jajaran Polsek Kuok.
Kepala KUA Kuok, M. Yasir, S.HI, M.Sy,
membuka kegiatan dengan sambutan yang memotivasi para siswa. Ia menekankan
pentingnya membangun lingkungan sekolah yang sehat dan terbebas dari perilaku
negatif.
โBullying dan penyalahgunaan narkoba
adalah ancaman nyata bagi generasi muda. Melalui program ini, kita ingin
memberikan pemahaman sekaligus mengajak siswa untuk berani melawan segala bentuk
perilaku yang merugikan diri dan orang lain,โ ujarnya.
Materi inti disampaikan oleh Kanit
Binmas Polsek Kuok, Aiptu Khairunnas, yang menyoroti dampak serius dari
bullying dan narkoba.
โPembullyan itu bagaimanapun bentuknya
tetaplah tidak dibenarkan. Apakah dalam bentuk verbal, nonverbal, fisik, atau
bahkan mental. Banyak kasus yang berakhir fatal karena bullying. Remaja harus
saling menghargai dan menjaga satu sama lain,โ tegasnya.
Melalui program BRUS ini, KUA Kuok
berharap para siswa MAN 1 Kampar semakin memahami bahaya bullying dan narkoba,
sekaligus termotivasi untuk menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan
belajar yang aman, nyaman, dan sehat.(Cicy/Humas)