Perkuat Soliditas Penghulu, KUA Sidikalang dan APRI Sumut Dorong Peningkatan Layanan Keagamaan di Kepulauan Nias

Sidikalang, (Humas). Penghulu KUA Kecamatan Sidikalang, Muhammad Hisyamsyah Dani, S.H., yang juga merupakan pengurus Biro Humas Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Sumatera Utara, melaksanakan koordinasi dan konsolidasi bersama para Penghulu Pertama yang bertugas di wilayah Kepulauan Nias, Minggu (11/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lolowau tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta membangun solidaritas antarpenghulu yang menjalankan tugas pelayanan keagamaan di wilayah Kepulauan Nias.

Koordinasi tersebut menjangkau para penghulu yang bertugas di lima wilayah, yakni Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Barat, dan Nias Utara. Meskipun menghadapi kondisi geografis dan tantangan tugas yang beragam, para penghulu diharapkan tetap menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kunjungan ke KUA Kecamatan Lolowau, Muhammad Hisyamsyah Dani disambut langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Lolowau, Febri Syahputra, S.H. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjadi ruang untuk memperkuat hubungan profesional sekaligus persaudaraan di antara sesama penghulu.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Hisyamsyah mengajak rekan-rekan sejawatnya untuk senantiasa menjaga soliditas, saling menguatkan, dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan dalam pelaksanaan tugas di daerah mana pun harus dihadapi dengan semangat pengabdian, tanggung jawab, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 



Ia juga mengingatkan bahwa kebersamaan tidak cukup hanya dibangun melalui komunikasi dan koordinasi, tetapi perlu dirawat melalui kepedulian, dukungan moral, serta doa antarsesama. Terlebih bagi rekan-rekan penghulu yang bertugas jauh dari daerah asal, perhatian dan dukungan dari sesama profesi menjadi bagian penting dalam menjaga semangat pengabdian. “Di mana pun kita ditugaskan, kita tetap bersaudara dalam satu amanah pengabdian. Mari kita jaga soliditas, bersungguh-sungguh dalam bekerja, dan jangan lupa saling mendoakan agar rekan-rekan kita yang bertugas di perantauan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kemudahan, serta kesuksesan dalam menjalankan tugas,” pesannya.

Muhammad Hisyamsyah menambahkan bahwa koordinasi dan konsolidasi antarpenghulu perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun organisasi profesi yang solid dan saling mendukung. Dengan komunikasi yang terjaga, para penghulu diharapkan mampu bertukar pengalaman, memperluas wawasan, dan menumbuhkan semangat kolektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan.

Melalui kunjungan dan silaturahmi tersebut, diharapkan hubungan persaudaraan di antara para penghulu, khususnya yang bertugas di Kepulauan Nias dan wilayah Sumatera Utara lainnya, semakin erat. Semangat kebersamaan ini menjadi pengingat bahwa pengabdian bukan hanya tentang menjalankan tugas di tempat masing-masing, melainkan juga tentang saling menguatkan, menjaga amanah, dan mendoakan keberhasilan satu sama lain. (syah)

Bagikan Artikel