Percut Sei Tuan, (Humas), Dalam
semangat dakwah tanpa batas, Penyuluh Agama Islam KUA Percut Sei Tuan,
Ustad Bustami Kabul,Lc., MA, kembali
melaksanakan kegiatan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an di Desa Bandar Klippa
dan Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan , Kabupaten Deli Serdang, Minggu (15/12). Meski
dengan segala keterbatasan fasilitas dan jarak yang cukup jauh dari pusat kota,
kegiatan ini tetap berlangsung dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap
pendidikan agama .
Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu setempat yang sangat
antusias belajar membaca Al-Qur’an. Dengan beralaskan tikar sederhana di halaman
rumah warga, Bustami membimbing mereka
satu per satu mengenal huruf hijaiyah, membaca iqra’, serta melatih tajwid
dasar. Pemandangan sederhana ini menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan
berdakwah tidak mengenal ruang dan waktu.
Dalam kesempatan tersebut, Bustami menyampaikan bahwa
program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an ini merupakan bentuk pengabdian dan
tanggung jawab moral penyuluh agama terhadap masyarakat. “Kita ingin cahaya
Al-Qur’an bisa sampai ke seluruh pelosok, termasuk daerah terpencil .Ibu-ibu di
sini harus mendapatkan hak yang sama untuk belajar membaca Al-Qur’an dan
mengenal agamanya,” ujar beliau dengan penuh haru.
Masyarakat setempat menyambut kegiatan ini dengan antusias
dan rasa syukur yang mendalam. Para orang tua mengaku sangat terbantu dengan
adanya penyuluhan ini, karena anak-anak mereka kini memiliki wadah untuk
belajar Al-Qur’an tanpa harus pergi jauh ke kota. Mereka berharap kegiatan
serupa dapat terus berlanjut agar ilmu agama anak-anak semakin berkembang.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Percut Sei Tuan
menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam mewujudkan
generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia. Pemberantasan buta aksara
Al-Qur’an menjadi salah satu langkah nyata dalam menanamkan nilai-nilai Islam
dan memperkuat keimanan di wilayah tersebut.