PW. APRI Sumsel (Humas), – Kolaborasi Penghulu Sako Kota Palembang Dr. H. Hendra Wijaya, M. Si dan Penghulu Banyuasin I yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Drs. H. Anwar, MH dalam mengisi bimbingan manasik haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Palembang. Ahad, 15/02/2026 yang dilaksanakan di Asrama Haji jalan H. Burlian Km 9,5 Palembang yang diikuti hamper 2000 CJH Kota Palembang tahun 2026.
Adapun materi yang disampaikan oleh dua orang penghulu senior yakni materi pelaksanaan praktek haji dan umrah yang mencakup simulasi rukun dan wajib haji/umrah seperti ihram dari miqat, wukuf di Arafah, tawaf, sa'i, dan tahalul. , praktik juga melibatkan simulasi mabit di Muzdalifah/Mina dan melontar jumrah (Aqabah, Ula, Wusta) dengan fokus utama adalah pemahaman urutan dan tata cara sesuai sunnah. Berbekal 3 kali menjadi Petugas Haji Indonesia tahun 2018, 2019 dan 2025 tentu tidak sulit bagi DR. H. Hendra wijaya menjampaikan materi secara gamblang, demikian juga dengan H. Anwar, MH.
Saat dihubungi Humas PW. APRI Sumsel H. Hendra Wijaya menyatakan
: “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang
penyampaian materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah
serta memperkuat kesiapan para calon jamaah dalam menunaikan rukun Islam yang
kelima”. Ungkapnya. Dan beliau memiliki kesan mendalam terhadap CJH Kota
Palembang yang teerbagi dalam 8 zona pelaksanaan Bimbingan manasik haji “Saya
terkesan melihat semangat dan antusiasme para calon jamaah haji Kota Palembang
yang luar biasa. Kolaborasi dengan KBIHU dan Kemenag dan berbagai unsur
terkait. Hal ini menjadi tanda kesiapan lahir dan batin untuk memenuhi
panggilan Allah SWT menuju Mekkah dan Madinah. Semoga seluruh proses yang telah
dilalui, mulai dari manasik hingga keberangkatan, diberikan kemudahan,
kelancaran, dan perlindungan oleh Allah SWT”. Ungkap sang Doktor.
Pelakasanaan Manasik haji Kota Palembang ini bujuan membekali CJH dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman yang mendalam mengenai tata cara, rukun, wajib, serta sunnah ibadah haji agar dapat melaksanakannya secara mandiri, tertib, lancar, aman, dan khusyuk, yang pada akhirnya menuntun pada perolehan haji yang mabrur. Manasik haji juga bertujuan untuk membentuk kesiapan mental dan fisik calon jamaah, mengurangi kecemasan, serta mengenalkan kondisi di Tanah Suci.
Sementara itu H. Anwar menyampaikan “Materi pelaksanaan praktek haji dan umrah merupakan tahapan krusial untuk memastikan jamaah haji siap secara fisik, mental dan spiritual serta yang terpenting pada saat di tanah suci nanti jamaah haji mampu melaksanakan rangkaian rukun, wajib dan sunnah haji secara mandiri tanpa tergantung dengan bimbingan pembimbing".
Kegiatan berjalan dengan interaktif dalam suasana khusu’ hal
ini dapat terlihat dari peserta yang
menyimak secara seksama materi-materi yang disampaikan narasumber dan mengikuti
simulasi “Praktek Haji dan Umrah dengan penuh antusius.
"Kepada Kementerian Haji & Umroh Kota Palembang, panitia
dan seluruh pihak yang terlibat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
atas kerja keras dan dedikasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga menjadi
amal jariyah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Dan akhir kata,
semoga seluruh jamaah haji Kota Palembang memperoleh haji yang mabrur dan
kembali ke tanah air dengan selamat serta membawa keberkahan bagi keluarga dan
masyarakat". Tutup Dr. H. Hendra Wijaya.