PENGHULU BANSRI: SALING MENDUKUNG DAN MENGUATKAN
“Dalam perjalanan hidup baru ini, mungkin akan ada tantangan dan cobaan
yang harus dihadapi, namun dengan saling mendukung dan saling menguatkan,
kalian pasti dapat mengatasi semua itu.” Kata pak penghulu KUA kecamatan Bandar
Sribhawono Kabupaten Lampung Timur, “ Tidak hanya itu, semoga keluarga yang
akan dibangun nanti menjadi teladan baik bagi generasi yang akan datang.” Lanjut pak Syafran
Lubis “Menjadi keluarga yang penuh kasih sayang, saling menghormati, dan
saling memahami, Saling support, menguatkan, dan selalu hadir dalam setiap
momen penting dalam kehidupan satu sama lain”, diakhir sambutannya penghulu
menutup “Demikian yang bisa kami sampaikan, jika ada sikap, tutur kata dan
prilaku kami yang tidak pada tempatnya kami mohon maaf, kami sudahi, wabillahi
taufiq walhidayah, wassalu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh”. Sambil
meletakkan micropon, ia menyampaikan kepada pengantin laki laki untuk menyalami
pak wali dan orang tua .
“sollollohu ala Muhammad…., sollolhu alaihi wasallam…”, sambut pak
mudin mengiringi saliman kedua mempelai kepada wali nikah dan kedua orang tua
kedua mempelai. Kemudian salim saliman dilanjutkan Pada tetamu yang belum
begitu banyak. Resmi sudah Wijayanti
binti Komarudin menjadi istri dari Aldo bin Jeni. Dan sebaliknya Aldo bin Jeni juga resmi manjadi suami Wijayanti inti
Komarudin. Kedua mempelai ini menjadi
suami istri setelah melaksanakan ijab qobul dengan khitmat di kediaman mempelai
wanita di desa Sripendowo kecamatan Bandar Sribhawono yang bertindak sebagai
wali nikah, langsung orang tua dari mempelai wanita bapak Komarudin yang
disaksikan oleh khalayak ramai karena prosesi akad nikah dilaksankan di bawah
tarup yang tetapi wakil saksi yang tanda tangan adalah pak mudin dan pak bayan
dari dusun II tepat jam 10. 00 hari kamis tanggal tujuh Bulan Agustus Tahun 2025
keduanya merupaka pasangan yang ke 13 yang di catatkan di kua Bandar sribhawono
lampung timur pada bulan Agustus tahun 2025.
Barokallohu Lakuma Wa
Baroka Alaikuma Wa Jama’a Bainakuma Fi Khoir