Bengkalis (Humas) Suasana Aula KUA Mandau, Kamis (21/8/2025),
siang itu terasa hangat sekaligus haru. Bimbingan Perkawinan Mandiri Angkatan
IX resmi ditutup setelah dari pagi para calon pengantin mendapatkan bekal ilmu
dan wawasan untuk menapaki kehidupan rumah tangga. Kepala KUA Mandau hadir
menutup kegiatan dengan pesan sederhana namun penuh makna: “Utamakan
musyawarah, dan jangan lupa bergurau dalam rumah tangga.”
Dalam sambutannya, Kepala KUA
Mandau menekankan bahwa komunikasi menjadi kunci utama dalam membangun keluarga
sakinah. “Hidup berumah tangga itu ibarat berlayar. Ada ombak kecil, ada badai,
bahkan ada saatnya laut tenang. Semua harus dihadapi dengan kebersamaan.
Biasakanlah bermusyawarah agar keputusan tidak menimbulkan penyesalan, dan
jangan lupa bergurau dengan pasangan supaya rumah tangga tetap hangat dan tidak
kaku,” ujarnya penuh keakraban.
Pesan tersebut disambut dengan
senyum para peserta yang tampak antusias menyimak. Rasa lelah mengikuti
rangkaian kegiatan sejak pagi berganti dengan tawa kecil saat Kepala KUA
menekankan pentingnya gurauan dalam menjaga keharmonisan. “Canda yang sederhana
sering kali lebih mujarab daripada hadiah mahal,” imbuhnya.
Momen penutupan juga diwarnai
dengan penyampaian kesan dari salah seorang peserta, Ivan. Dengan nada tulus,
ia mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa terima kasih.
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan beragam materi mulai dari konsep
keluarga sakinah, manajemen konflik rumah tangga, kesehatan reproduksi, hingga
pengelolaan keuangan keluarga.
Penutupan Bimwin Angkatan IX ini pun menjadi penanda berakhirnya satu
tahap penting dalam program KUA Mandau untuk menyiapkan generasi keluarga muda
yang tangguh.
Di akhir acara, senyum
peserta yang lepas dan saling sapa menjadi tanda bahwa bimbingan ini bukan
hanya forum belajar, tetapi juga ruang persaudaraan baru. Seperti pesan Kepala
KUA Mandau, rumah tangga memang butuh musyawarah dan canda,dua hal sederhana
yang bisa menjaga cinta tetap bertahan sepanjang perjalanan.