Gunungsitoli Utara
(Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara melaksanakan
kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi dua pasangan calon pengantin
(catin), Rabu (21/8/2026), bertempat di Balai Nikah KUA Kecamatan Gunungsitoli
Utara. Dua pasangan yang mengikuti kegiatan tersebut yakni Irfansyah Lase
dengan Rasnah Sari Telaumbanua serta Juliaman Zebua dengan Nilfan Lafau.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB. Sebelum kegiatan
dimulai, kedua pasangan calon pengantin terlebih dahulu mengisi daftar hadir
sebagai bagian dari administrasi pelaksanaan kegiatan. Bimbingan Perkawinan ini
menjadi salah satu upaya KUA dalam memberikan pembekalan kepada calon pengantin
agar memiliki pengetahuan dan kesiapan dalam menjalani kehidupan berumah
tangga.
Kegiatan dibuka
secara langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara, Amir Sidik
Harefa, S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, Amir tidak hanya membuka kegiatan,
tetapi juga menyampaikan materi awal mengenai keluarga sakinah kepada kedua
pasangan calon pengantin. Ia memberikan pemahaman tentang pentingnya membangun
rumah tangga dengan dilandasi komitmen, komunikasi yang baik, saling menghargai
serta kesediaan untuk menjalankan tanggung jawab masing-masing sebagai suami
dan istri. Menurutnya, keluarga sakinah tidak terbentuk secara instan,
melainkan perlu dibangun melalui proses, kesabaran, pengertian dan kerja sama
antara kedua pasangan. Pembekalan tersebut kemudian dilanjutkan dan diperdalam
oleh Penghulu KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara, Dafiq Iman Hakim MS, S.H.,
sebagai bagian dari materi Bimbingan Perkawinan.
Dalam penyampaian
lanjutan materi keluarga sakinah, Dafiq Iman Hakim MS, S.H. mengajak calon
pengantin untuk memahami bahwa kehidupan rumah tangga memiliki dinamika yang
membutuhkan kesiapan dari kedua belah pihak. Materi yang disampaikan mencakup
pentingnya komunikasi antara suami dan istri, saling menghargai, memahami peran
dan tanggung jawab serta membangun kesepakatan dalam menghadapi berbagai
persoalan rumah tangga. Setelah materi keluarga sakinah, kegiatan dilanjutkan
pada sesi kedua dengan edukasi kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh UPTD
Puskesmas Gunungsitoli Utara. Melalui materi tersebut, calon pengantin
mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi serta
membangun kesadaran bersama mengenai kesehatan pasangan dalam kehidupan berumah
tangga.
Selanjutnya, pada
sesi ketiga, calon pengantin mendapatkan materi mengenai adab hubungan suami
istri yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Gunungsitoli
Utara, Novita Sari, S.Sos. Materi tersebut memberikan pembekalan kepada calon
pengantin mengenai pentingnya memahami hubungan suami istri dengan
memperhatikan adab, tanggung jawab, saling menghormati serta menjaga keharmonisan
dalam kehidupan rumah tangga. Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan
dilanjutkan dengan simulasi ijab kabul yang dipandu oleh Penghulu KUA Kecamatan
Gunungsitoli Utara. Simulasi ini memberikan kesempatan kepada kedua pasangan
untuk mempraktikkan prosesi ijab kabul sekaligus mendapatkan arahan agar lebih
siap menghadapi pelaksanaan akad nikah nantinya.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara berharap kedua pasangan calon pengantin memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pembekalan tidak hanya diarahkan pada kesiapan administratif menjelang akad nikah, tetapi juga menyentuh aspek kehidupan keluarga, kesehatan, adab hubungan suami istri, serta kesiapan dalam melaksanakan ijab kabul. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para calon pengantin dalam membangun keluarga yang sakinah, harmonis, saling menghargai dan mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab. (DIH)