KUA PUSAKA BANTIMURUNG β Dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang berkualitas, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantimurung melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Ammesangeng, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros. 21/10/2026
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KUA Bantimurung dalam memberikan pembinaan kepada remaja agar mampu mengenali potensi diri, membangun karakter positif, serta mempersiapkan masa depan dengan perencanaan yang matang.
Melalui program BRUS, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendidikan, penguatan nilai-nilai agama, pergaulan yang sehat, serta tanggung jawab dalam mengambil keputusan. Masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan penentuan arah kehidupan sehingga perlu diisi dengan kegiatan yang positif dan bermanfaat.
Dalam pelaksanaannya, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam KUA Bantimurung menekankan pentingnya kesiapan diri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Remaja diharapkan tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga kematangan emosional, kekuatan spiritual, dan akhlak yang baik sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satu materi penting dalam bimbingan tersebut adalah edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini. Para siswa diajak memahami bahwa pernikahan merupakan ikatan yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, emosional, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, pendidikan dan pengembangan potensi diri perlu menjadi perhatian utama selama masa sekolah sebagai bagian dari persiapan menuju kehidupan dewasa yang bertanggung jawab.
Program BRUS juga menjadi ruang edukasi bagi para remaja untuk memahami pentingnya menjaga diri, membangun hubungan sosial yang sehat, serta menyusun cita-cita dan tujuan hidup. Dengan bekal pengetahuan tersebut, siswa diharapkan mampu menentukan pilihan secara bijaksana dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat menghambat masa depan mereka.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa peran Penghulu dan Penyuluh Agama Islam tidak terbatas pada pelayanan administrasi dan bimbingan perkawinan, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda. Kehadiran KUA di lingkungan pendidikan menjadi salah satu bentuk pengabdian untuk menanamkan nilai-nilai agama dan memperkuat karakter sejak dini.
Sinergi antara KUA Bantimurung, pihak madrasah, keluarga, dan masyarakat sangat diperlukan agar pembinaan remaja dapat berjalan secara berkelanjutan. Melalui kerja sama tersebut, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung perkembangan siswa menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial.
Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah di MA Darul Ulum Ammesangeng, KUA Bantimurung berharap para siswa semakin memahami pentingnya mempersiapkan masa depan, menjaga nilai-nilai agama, serta membangun karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.
Pada akhirnya, mempersiapkan generasi berkualitas bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai, membangun kesadaran, dan menumbuhkan tanggung jawab. Melalui program BRUS, Penghulu dan Penyuluh KUA Bantimurung terus berupaya mengambil bagian dalam membina generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan siap menyongsong masa depan.