Cegah Kenakalan Remaja dan Pernikahan Usia Dini, Penyuluh Agama Islam KUA Sekampung Gelar Program BRUS di SMP Bustanu Usyaiqil Qur’an

Sekampung, (Humas KUA) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sekampung melaksanakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMP Bustanu Usyaiqil Qur’an, Desa Sidodadi, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini diisi oleh tiga Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sekampung, yakni Riyadi, Dewi Mutmainah, dan Bambang Ismanto. Program BRUS bertujuan memberikan edukasi dan pembinaan kepada para siswa agar mampu menghadapi tantangan pergaulan remaja serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, terdapat dua materi utama yang disampaikan, yaitu kenakalan remaja dan pencegahannya serta pencegahan pernikahan usia dini.

Pada materi kenakalan remaja, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti perundungan (bullying), pergaulan bebas, penyalahgunaan media sosial, serta perilaku menyimpang lainnya. Para siswa juga diajak untuk membangun pergaulan yang sehat, meningkatkan kedisiplinan, menghormati orang tua dan guru, serta memperkuat nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, materi pencegahan pernikahan usia dini menekankan pentingnya pendidikan, kematangan emosional, kesiapan mental, serta tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Para siswa diharapkan mampu memahami pentingnya merencanakan masa depan, mengembangkan potensi diri, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan besar dalam kehidupan.

Melalui pendekatan keagamaan dan edukasi yang sesuai dengan usia peserta, para penyuluh mengajak remaja untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif.

Kepala KUA Kecamatan Sekampung, Sobri, S.Ag., M.H.I., menegaskan pentingnya peran KUA dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda melalui program BRUS.

Menurutnya, pembinaan remaja sejak usia sekolah merupakan langkah penting untuk membangun karakter, memperkuat pemahaman keagamaan, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pendidikan dan kesiapan dalam kehidupan berkeluarga.

“Remaja merupakan generasi penerus yang perlu mendapatkan pendampingan dan pembinaan sejak dini. Melalui program BRUS, kami berharap para siswa mampu menjaga diri, menjauhi perilaku negatif, bijak dalam bergaul, serta fokus meraih cita-cita. Pencegahan pernikahan usia dini juga perlu menjadi perhatian bersama agar generasi muda memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depan dengan baik,” demikian pesan yang dapat disampaikan dalam semangat pembinaan remaja.

Kegiatan BRUS ini menjadi bagian dari upaya KUA Kecamatan Sekampung dalam memperkuat peran penyuluh agama Islam, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam pembinaan keluarga dan pembangunan karakter generasi muda.

Melalui sinergi antara KUA, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai agama.

KUA Kecamatan Sekampung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan penyuluhan yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat, demi terwujudnya generasi muda yang berkualitas serta keluarga yang kuat di masa depan.


Bagikan Artikel