Pantai Labu, (Humas). Kepala KUA Pantai Labu Amru Hasibuan, S.HI mengikuti kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara. Pembinaan tersebut merupakan agenda strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan aparatur di seluruh satuan kerja. Kehadiran beliau menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen aparatur Kemenag di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan pembinaan berlangsung pada hari Senin, (24/11), pukul 10.00 WIB di Gedung Jabal Nur, Asrama Haji Medan. Para peserta yang hadir merupakan perwakilan dari berbagai unit kerja Kemenag di Sumatera Utara, termasuk dari Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang. Suasana kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat mengikuti materi pembinaan yang telah dipersiapkan oleh panitia.
Agenda ini digelar dalam rangka
penguatan kompetensi dan kapasitas ASN Kementerian Agama, khususnya terkait penerapan
8 (delapan) Program Prioritas Kementerian Agama RI tahun 2025. Program tersebut
menjadi pedoman penting bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas
pengabdian, mulai dari tata kelola layanan keagamaan, penguatan moderasi
beragama, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan layanan publik. Para
peserta mendapatkan arahan agar mampu memahami serta melaksanakan program
secara maksimal.
Pembinaan ini dipimpin langsung
oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A
yang memberikan pengarahan strategis kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya,
Menteri Agama menekankan pentingnya profesionalitas, integritas, dan kesiapan
ASN dalam menghadapi tantangan layanan keagamaan di era modern. Kehadiran
menteri agama pada kesempatan tersebut menjadi momentum penting untuk
memperkuat motivasi dan disiplin kerja seluruh jajaran ASN.
Menteri Agama RI yang hadir bersama
Staf Khusus Menteri Agama RI Drs. Ismail Cawidu, M.Si, Kepala Biro Humas dan
Komunikasi Publik Dr. Thobib Al-Asyhar, M.Si, juga mengatakan Kementerian Agama
RI berbeda dengan Kementerian lain. Ekspektasi masyarakat terhadap kinerja
Kementerian Agama RI sangat tinggi karena setiap sendi kehidupan masyarakat
bertumpu pada Kementerian Agama.
“Kita seperti kain putih. Terkena
noda sedikit saja, maka akan kentara terlihat noda tersebut. Kalau Kementerian
lain berwarna hijau, biru, merah, dan lainnya, maka kita berwarna putih. Maka
dari itu, mari kita jaga institusi ini dengan kiprah kita yang memprioritaskan
pelayanan masyarakat,” ujar Prof. Nasaruddin.
Menag mengatakan setiap ASN harus
memaknai filosofi Ikhlas Beramal dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian
diterapkan dalam kinerja.
“Kemenag ini paling berat
jihadnya. Saya mohon setiap ASN tidak hanya sekadar membaca Ikhlas Beramal
secara tekstual saja, tetapi harus juga mempraktikkannya. Filosofi Ikhlas
Beramal ini bernilai tinggi dalam kehidupan kita,” kata Menag.
Menteri Agama RI juga mengatakan
setiap ASN khususnya di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara tetap
bertahan walau angin menggoyah setiap kerja-kerja yang dilakukan. ASN harus
menjadi orang yang jujur dan terus berada dalam jalan yang benar.
“Saya minta juga ke pada ASN
Kemenag Sumut untuk selalu Haqqul Yakin. Jangan takut difitnah. Allah bersama
kita dalam keadaan seperti apapun. Jalan terus dan jangan takut. hanya orang
yang berani berkata jujur yang selamat dunia akhirat,” pungkas Prof.
Nasaruddin.
Turut hadir dalam kegiatan ini
Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., yang
memberikan penegasan mengenai arah kebijakan Kementerian Agama di wilayah
Sumatera Utara. Selain itu, hadir pula Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Deli
Serdang beserta jajaran pegawai yang ikut menyimak pembinaan tersebut. Sinergi
antara pimpinan dan aparatur diharapkan dapat semakin memperkuat kualitas pelayanan
keagamaan bagi masyarakat.
“Sesuai tema kita kali ini yaitu
Transformasi Jati Diri Kementerian Agama: Mengukuhkan Nilai Cinta dan Kerukunan
Semesta Sebagai Fondasi Utama Sukses Asta Protas Menuju Indonesia Emas 2045.
Semoga dengan kehadiran Bapak Menteri Agama RI, kita semakin kompak, semakin
kokoh, dan semakin erat dalam mewujudkan hal tersebut,” ucapnya.
Ia juga mengatakan saat ini
Kementerian Agama secara perlahan namun pasti dapat memulihkan Marwah dan
martabatnya dengan meraih banyak prestasi.
“Dunia mencatat, dan kami pun
bangga atas prestasi Kementerian Agama RI saat ini. Mulai dari anugerah Doctor
of Divinity Honoris Causa dari Amerika Serikat, predikat Top GPR Figure yang
menahbiskan Bapak sebagai komunikator publik terbaik, hingga tingginya
apresiasi publik yang mendekati angka sempurna dalam Survei Kepuasan
Masyarakat,” ujarnya.
“Dan yang paling membuat kami
tegak berdiri sebagai ASN, Bapak berhasil menjadikan Kementerian Agama sebagai
Kementerian dengan Kinerja dan Kepuasan Publik Tertinggi di Kabinet Merah Putih
Prabowo-Gibran, serta meraih predikat Badan Publik Terfavorit,” ucap Ahmad Qosbi.
Amru Hasibuan, selaku Kepala KUA Pantai
Labu menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini menjadi ruang penting untuk
memperbaharui semangat kerja dan meningkatkan kapasitas diri sebagai ASN. Ia
berharap arah kebijakan yang disampaikan Menteri Agama dapat diimplementasikan
di lingkungan KUA Pantai Labu. Melalui pembinaan ini, ASN diharapkan mampu
memberikan layanan yang profesional, responsif, dan sesuai dengan visi
Kementerian Agama Republik Indonesia.