Pantai Cermin (Humas) โ Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Pantai Cermin, H. Dauli Damanik, M.Ag, kembali menunjukkan
komitmennya dalam memperdalam ilmu agama dengan mengikuti kegiatan pengambilan
sanad dan ijazah dari ulama ahli hadits dan fikih, Dr. Lukman Hakim Al Azhari,
penulis kitab Bidayah Al Minnah Syarah Khamsu Miโah Min Sunan Al Shalat โAla
Mazhab Al Imam Asy-Syafiโi karya Al-Habib Saโad Al-Hadhramy. Kegiatan penuh
keberkahan itu berlangsung di Mushalla Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumatera
Utara, Selasa (25/11).
Pengambilan sanad ini menjadi momentum penting bagi H. Dauli
Damanik sebagai seorang pimpinan KUA yang tidak hanya menjalankan tugas
administrasi keagamaan, tetapi juga terus meningkatkan kapasitas keilmuan
melalui jalur keilmuan klasik yang bersambung hingga para ulama terdahulu.
Beliau mengikuti rangkaian pembacaan, penjelasan, dan pengijazahan langsung
dari Dr. Lukman Hakim Al Azhari yang dikenal sebagai ulama produktif dan
berjejaring sanad luas.
Dr. Lukman Hakim Al Azhari dalam kesempatan tersebut
menjelaskan pentingnya sanad sebagai pengikat keilmuan dalam tradisi Islam.
Menurutnya, keberadaan sanad tidak hanya memastikan keaslian ilmu, tetapi juga
menjaga keberkahan dan kesinambungan ajaran dari generasi ke generasi. Ia juga
mengapresiasi para peserta yang hadir termasuk H. Dauli Damanik yang
menunjukkan dedikasi tinggi dalam menuntut ilmu.
Dalam prosesi pengijazahan, Dr. Lukman Hakim menyampaikan
beberapa penjelasan terkait kandungan kitab yang disyarah, terutama tentang
sunah-sunah shalat dalam mazhab Imam Syafiโi. Hal ini menjadi perhatian penting
bagi para praktisi pelayanan keagamaan seperti Kepala KUA, yang dalam tugas
sehari-hari kerap memberikan pembinaan kepada masyarakat terkait ibadah dan
tuntunan fikih.
H. Dauli Damanik menyampaikan bahwa pengambilan sanad dan
ijazah ini merupakan bagian dari upayanya memperkaya referensi dan memperkuat
dasar keilmuan dalam menjalankan tugas sebagai pembimbing dan pembina umat.
Menurutnya, seorang pejabat KUA harus terus meningkatkan kompetensi, baik dalam
administrasi maupun penguasaan ilmu syariat.
Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada PW Al Washliyah
Sumatera Utara yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Mushalla
PW Al Washliyah menjadi wadah yang strategis dalam pengembangan ilmu, terutama
karena sering menghadirkan para ulama nasional dalam kegiatan keagamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para asatiz, tokoh ormas
Islam, pengurus Al Washliyah, serta masyarakat yang antusias mengikuti
pengijazahan tersebut. Suasana khidmat terlihat sejak awal hingga akhir acara,
menunjukkan minat yang tinggi masyarakat Sumatera Utara terhadap tradisi sanad
dan kajian turats.
Dengan diperolehnya sanad dan ijazah tersebut, H. Dauli
Damanik berharap semakin mantap dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat
Kecamatan Pantai Cermin. Ia menegaskan bahwa ilmu yang bersanad merupakan amanah
yang harus diamalkan dan disebarkan demi menguatkan pemahaman keagamaan yang
benar, moderat, dan berlandaskan tradisi ulama.