Pancur
Batu, (Humas). Dalam rangka memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara serta
kesiapan pelayanan publik di awal tahun 2026, Kepala Subbag Tata Usaha Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang H. Fachrizal, S.HI, M.Si, didampingi
Penyelenggara Zakat dan Wakaf H. Suhardi Harahap, M.M, bersama sejumlah staf,
melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke KUA Kecamatan Pancur Batu, pada Jumat
(02/01).
Kegiatan
sidak ini dilaksanakan untuk melihat secara langsung tingkat kehadiran ASN dan
pegawai tata usaha pada hari pertama kerja setelah libur nasional Natal dan
Tahun Baru (Nataru) serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan
optimal tanpa kendala.
Dalam arahannya, Fachrizal menyampaikan bahwa sidak ini merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kemenag, khususnya pada bidang penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kedisiplinan dan integritas ASN, peningkatan kualitas pelayanan publik keagamaan, penguatan kelembagaan KUA sebagai etalase Kementerian Agama di tingkat kecamatan
Menurutnya, disiplin ASN menjadi indikator utama keberhasilan reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama. “ASN Kementerian Agama harus menjadi teladan. Disiplin hadir, disiplin melayani, serta disiplin menjaga marwah institusi. Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang profesional, ramah, dan berintegritas,” tegasnya.
Pada
kesempatan sidak tersebut, seluruh ASN dan pegawai tata usaha KUA Pancur Batu
tercatat hadir lengkap. Pelayanan nikah, rujuk, bimbingan keluarga sakinah,
pelayanan zakat wakaf, serta layanan administrasi keagamaan lainnya berjalan
normal.
Kepala KUA Pancur Batu H. Ilyas, MA menyampaikan bahwa sebelum libur pihaknya telah menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pegawai dalam menyambut hari pertama kerja. “Sebelum liburan, kami sudah memberi aba-aba agar pegawai tetap menjaga komitmen pelayanan. Alhamdulillah hari ini seluruh pegawai hadir dan pelayanan berjalan lancar,” ujarnya.
Ilyas
juga menegaskan bahwa kinerja ASN KUA Pancur Batu diarahkan sejalan dengan
semangat Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tahun 2026: Indonesia
Harmoni.
Menurutnya, harmoni tidak hanya dimaknai sebagai kerukunan antarumat beragama, tetapi juga harmoni dalam pelayanan, kedisiplinan kerja, serta hubungan yang baik antara pimpinan dan staf. “Semangat Indonesia Harmoni kami wujudkan melalui pelayanan yang humanis, tertib administrasi, komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta sinergi dengan seluruh lintas sektor,” katanya.
Selain
melakukan pengecekan kehadiran, tim juga melakukan dialog singkat dengan
pegawai mengenai kendala pelayanan, kebutuhan sarana prasarana, serta tingkat
kunjungan masyarakat di awal tahun.
Suhardi Harahap menambahkan bahwa sidak ini bukan semata mencari pelanggaran, tetapi juga sarana pembinaan. “Kita datang untuk melihat, membina, dan memotivasi. Jika ada kendala, kita carikan solusi bersama. Kami ingin KUA semakin kuat sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan,” ujarnya.
Melalui
kegiatan sidak ini, Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang berharap kualitas
pelayanan keagamaan di KUA Pancur Batu semakin meningkat, ASN semakin disiplin,
serta kehadiran Kementerian Agama semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pelaksanaan
sidak ini juga menjadi momentum penguatan komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan
yang profesional, akuntabel, moderat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,
dalam bingkai besar Indonesia Harmoni.