Lampung Timur (Humas)– Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini diikuti enam pasang calon pengantin sebagai bagian dari upaya mempersiapkan pasangan memasuki kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkualitas.
Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Purbolinggo sebagai narasumber yang secara bergantian menyampaikan materi pembinaan. Selain itu, kegiatan juga mendapatkan dukungan dari Puskesmas Purbolinggo melalui pemberian materi dan pembinaan terkait persiapan membangun keluarga yang sehat dan berketahanan.
Berbagai materi disampaikan kepada peserta, meliputi pemahaman hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam keluarga, penguatan nilai-nilai keagamaan, pengelolaan konflik rumah tangga, serta pentingnya menjaga kesehatan dan merencanakan kehidupan keluarga.
Kepala KUA Purbolinggo, Drs. H. Muhammad Akmal, M.Sy., dalam arahannya menegaskan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan bekal penting bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan dalam ikatan yang sah, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab bersama untuk membangun keluarga yang dilandasi keimanan, kasih sayang, dan komitmen.
Ia berharap enam pasang calon pengantin yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memahami materi yang diberikan dan menerapkannya dalam kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, pasangan tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga memiliki kesiapan mental, spiritual, dan pengetahuan dalam menghadapi dinamika kehidupan keluarga.
Kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Puskesmas dalam kegiatan ini menjadi bentuk sinergi pembinaan keluarga dari perspektif keagamaan, kesehatan, dan ketahanan keluarga.
Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan, KUA Purbolinggo terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, warahmah serta generasi yang sehat dan berkualitas.