Talun Kenas, (Humas). Kantor
Urusan Agama (KUA) STM Hilir menggelar kegiatan penanaman pohon sebagai bagian
dari gerakan ekoteologi pada Jumat (19/09). Program ini merupakan wujud
kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus menanamkan nilai-nilai
keagamaan yang selaras dengan tanggung jawab menjaga alam. Kegiatan tersebut
diikuti oleh para pegawai KUA, masyarakat sekitar, serta pasangan calon
pengantin yang sedang melaksanakan bimbingan perkawinan.
Kepala KUA STM Hilir, Ibnuh
Salim, S.HI., menyampaikan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar simbol,
tetapi juga ikhtiar nyata untuk menghadirkan keberkahan bagi generasi
mendatang. โAlam adalah amanah dari Allah yang harus kita rawat bersama.
Melalui gerakan ekoteologi ini, kami ingin mengingatkan bahwa menjaga bumi
merupakan bagian dari ibadah,โ ujarnya.
Dalam kesempatan itu, pasangan
calon pengantin, Yudhi Satria, turut menanam pohon bersama dengan penuh
antusias. Ia mengungkapkan rasa syukurnya dapat terlibat langsung dalam
kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. โBagi kami, penanaman pohon ini
memiliki makna mendalam. Seperti halnya membangun rumah tangga, merawat pohon
juga perlu kesabaran dan ketulusan agar tumbuh kuat dan bermanfaat,โ kata
Yudhi.
Senada dengan itu, calon
pengantin lainnya, Fatwa Khodizah, menyatakan bahwa kegiatan ini memberi
inspirasi untuk menjadikan rumah tangga mereka lebih peduli terhadap
kelestarian alam. โSaya merasa bahagia bisa ikut ambil bagian. Semoga pohon
yang kami tanam hari ini menjadi saksi doa dan niat baik kami dalam memulai
kehidupan bersama,โ tutur Fatwa dengan senyum hangat.
Kegiatan penanaman pohon di KUA
STM Hilir ini diharapkan dapat menjadi tradisi baik yang terus berlanjut.
Selain menumbuhkan kesadaran ekologis, program ini juga memperkaya makna
pernikahan dengan menghadirkan pesan moral bahwa cinta sejati tidak hanya kepada
pasangan, tetapi juga kepada bumi yang menjadi tempat hidup bersama. (MHS/MR)