KUA Gunung Toar Membangun Keluarga Harmoni Pasutri

Kuansing (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, menjadi saksi terselenggaranya kegiatan penting bertajuk "Pusaka Sakina ", sebuah program pembinaan pasca pernikahan

Yang diikuti oleh pasutri yang sudah melaksanakan akad Nikah nya beberapa bulan dan beberapa tahun terakhir di KUA Gunung Toar. Kegiatan ini berlangsung di ruang Aula KUA Kecamatan Gunung Toar yang berjalan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Rabu 28/10/2026

Program Pusaka Sakina dirancang khusus untuk membekali pasangan muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman mendalam mengenai hakikat berumah tangga menurut ajaran agama Islam, serta tantangan dan solusinya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis KUA Gunung Toar dalam menekan angka perceraian dan mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahma di wilayah Kecamatan Gunung Toar.

Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pemateri para tokoh dan tenaga profesional yang berkompeten di bidangnya, antara lain:  H. Jefri Eriadi  Ka KUA Kecamatan Gunung Toar yang menyampaikan materi tentang dasar-dasar membangun rumah tangga berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta pentingnya keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi utama keutuhan keluarga. Beliau menekankan bahwa rumah tangga yang dibangun atas dasar ibadah kepada Allah SWT akan senantiasa dilimpahi ketenangan dan keberkahan.

H. Riko Pilihan Toni Ka KUA Singingi Hilir menyampaikan materi terkait manajemen ekonomi keluarga yang islami. Andriadi Penghulu KUA Kecamatan Gunung Toar membahas aspek hukum dan hak-hak dalam rumah tangga. Sirwan Ka KUA Sentajo Raya menyampaikan materi tentang pembinaan akhlak dan peran orang tua dalam mendidik anak. 

Kepala KUA Kecamatan Gunung Toar H. Jefri Eriadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemateri yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu, serta kepada seluruh pasangan yang hadir. "Semoga ilmu yang didapat hari ini menjadi bekal berharga bagi kalian semua dalam melangkah membangun rumah tangga yang penuh keberkahan. Ingatlah, tidak ada rumah tangga yang tanpa ujian, namun dengan iman, kesabaran, dan saling memahami, setiap kesulitan akan menjadi jalan menuju kebahagiaan yang lebih sempurna," ujarnya.

15 pasang Pasutri merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang sebelumnya belum mereka ketahui, sehingga merasa lebih siap dan percaya diri dalam menjalani kehidupan berumah tangga.

Kegiatan Pusaka Sakina Bimwin ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, mengingat pentingnya pembinaan pasca pernikahan dalam menjaga kelestarian institusi keluarga. Dengan bekal ilmu yang cukup sejak awal pernikahan, diharapkan dapat lahir keluarga-keluarga yang tidak hanya harmonis secara internal, tetapi juga menjadi bagian positif dan bermanfaat bagi lingkungan masyarakat di sekitarnya.

Semoga setiap pasangan yang telah mengikuti kegiatan ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diridhoi langkahnya, dan dianugerahi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, Ungkap Jefri. ( Mas)


Bagikan Artikel