Matangkan Persiapan Hadapi MTQ Tingkat Kabupaten, Kepala KUA Dorong Lahirnya Peserta Berprestasi

Rokan Hilir (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangko Pusako, Nurlan, mendorong penguatan pembinaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan kafilah yang mampu meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Rokan Hilir. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rapat persiapan menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Rokan Hilir yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Bangko Pusako di Aula Kantor Camat Bangko Pusako. Kamis, (29/10/2026)

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Camat Bangko Pusako, Azhar, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Bangko Pusako, para lurah dan datuk penghulu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Rapat tersebut membahas berbagai aspek persiapan, mulai dari teknis pelaksanaan, kesiapan dan pemilihan peserta, penguatan pembinaan calon peserta, hingga dukungan anggaran. Pembahasan ini menjadi bagian penting dalam menyusun langkah bersama agar persiapan kafilah Bangko Pusako dapat berjalan terarah dan maksimal.

Dalam kesempatan itu, Nurlan menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti MTQ tidak hanya bergantung pada kemampuan peserta, tetapi juga memerlukan dukungan, kerja sama, dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, LPTQ, KUA, pemerintah kelurahan dan kepenghuluan, serta tokoh agama dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan pembinaan yang berkesinambungan dan melahirkan peserta yang siap berkompetisi.

"Untuk menyukseskan MTQ tingkat kabupaten, kita perlu bersatu padu dan saling mendukung. Persiapan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, mulai dari menjaring peserta yang potensial, memberikan pembinaan secara terarah, hingga memastikan seluruh kebutuhan kafilah dapat dipersiapkan dengan baik. Kita berharap kafilah Bangko Pusako mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih prestasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Nurlan mendorong agar pelaksanaan MTQ tingkat kelurahan dan kecamatan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul sekaligus mengembangkan kemampuan generasi muda dalam membaca, memahami, dan mencintai Al-Qur’an.

Ia menilai, pembinaan tidak seharusnya dilakukan hanya menjelang pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten, tetapi perlu dibangun sejak dini melalui kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat, lembaga pendidikan Al-Qur’an, serta para pembina yang kompeten.

"MTQ tingkat kelurahan dan kecamatan perlu terus kita hidupkan. Melalui kegiatan tersebut, kita dapat menemukan potensi peserta sejak awal, kemudian membina dan mempersiapkan mereka secara bertahap. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kita berharap lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi dalam perlombaan, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari," tambahnya. (AK/Humas)


Bagikan Artikel