Oleh : H. Kasbolah, S.Pd.I., M.Pd.
(Penghulu KUA Sekampung Udik Lampung
Timur)
ย
Dalam
perjalanan hidup, manusia kerap terjebak dalam buaian angan-angan yang mereka
buat sendiri., terlebih kita yang berdalih sibuk, belum lagi tugas-tugas yang
menumpuk sebagai ASN lah, sebagai Pembisnislah, sebagai petanilah, sebagai
pedaganglah bahkan sebagai pejabat atau pelayanan masyarakat. ย Angan-angan ini sering kali tak lebih dari
fatamorgana, harapan palsu yang tampak nyata namun tak pernah bisa diraih.
Islam, sebagai panduan hidup yang sempurna, sudah memberikan banyak peringatan
mengenai bahayanya terjebak dalam angan-angan kosong . Alquran yang berisi
hidayah dan mengajak kepada Surga, kamu tinggalkanย dan kamu lebih senang disibukkan oleh
nyanyian, game dan hiburan yang hanya menambah penyakit hati..Namun kita tidak
merasa telah merugi bahkan tertipu oleh angan angan
โ Kelak saya
akan membaca Alqurโan..
โ Nanti saya
akan mentadabburinya
ููููุงูู ุงูุฑููุณููููู ููฐุฑูุจูู ุงูููู ููููู
ูู ุงุชููุฎูุฐูููุง ููฐุฐูุง
ุงููููุฑูุงูฐูู ู
ูููุฌูููุฑูุง (ูฃู )
โDan Rosul
(Muhammad) berkata, โYa Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Alqurโan
ini diabaikanโฆโ (Qs. Al-Furqon โ 30)
Ibnu Katsir
rohimahullah berkata dalam tafsirnya,
ููุชูุฑููู ุชูุฏูุจููุฑููู ููุชููููููู
ููู ู
ููู ููุฌูุฑูุงููููุ ููุชูุฑููู
ุงููุนูู
ููู ุจููู ููุงู
ูุชูุซูุงูู ุฃูููุงู
ูุฑููู ููุงุฌูุชูููุงุจู ุฒูููุงุฌูุฑููู ู
ููู
ููุฌูุฑูุงููููุ ูุงูุนุฏููู ุนููููู ุฅูููู ุบูููุฑููู -ู
ููู ุดูุนูุฑู ุฃููู ูููููู ุฃููู
ุบูููุงุกู ุฃููู ูููููู ุฃููู ููููุงู
ู ุฃููู ุทูุฑููููุฉู ู
ูุฃูุฎููุฐูุฉู ู
ููู ุบูููุฑููู -ู
ููู
ููุฌูุฑูุงูููู
โTidak mau
mentadabburi dan memahaminya termasuk mengabaikan Alqurโan.
Tidak mau
mengamalkannya, tidak melaksanakan perintah dan menjauhi larangannnya .. atau
berpaling dari Alqurโan dan sibuk dengan syair, nyanyian, perkataan manusia,
perkara yang sia sia, dan bimbingan selain Alqurโan .. semua itu termasuk
mengabaikan Alqurโan..โ
Allah SWT
melalui Al-Qur'an dan sabda Nabi Muhammad SAW mengingatkan kita untuk tidak
terjebak dalam mimpi-mimpi duniawi yang menyesatkan dan menjauhkan kita dari
kebenaran.
ยทย ย ย ย ย ย ย ย
Angan-Angan
Duniawi: Menipu dan Melenakan
Allah SWT dalam
Al-Qur'an telah menegaskan bahwa kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan
senda gurau belaka. Dalam Surah Al-Hadid ayat 20, Allah berfirman:
"Ketahuilah,
bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan
dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak
keturunan... Tetapi kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
memperdaya." (QS. Al-Hadid: 20)
Ayat ini memberikan gambaran yang jelas bahwa dunia dengan segala keindahan dan kemegahannya hanyalah tipuan belaka. Banyak orang yang terjebak dalam angan-angan akan kekayaan, jabatan, atau status sosial, padahal semua itu tidak memiliki nilai abadi di mata Allah. Mereka yang terbuai oleh angan-angan dunia sering kali lupa bahwa ada kehidupan akhirat yang menanti.
ยทย ย ย ย ย ย ย ย
Angan-Angan
Panjang: Penyebab Lalai
Salah satu
bentuk angan-angan yang sering menipu kita adalah angan-angan panjang. Ini
adalah kondisi di mana seseorang merasa seolah-olah masih memiliki banyak waktu
di dunia, sehingga menunda-nunda untuk berbuat kebaikan dan bertobat. Nabi
Muhammad SAW bersabda:
"Barangsiapa
yang bangun pagi dan hanya memikirkan dunia, maka Allah akan memecahkan
urusan-urusannya, membuat kemiskinan berada di depan matanya, dan dunia tidak
akan datang kepadanya kecuali yang sudah ditentukan untuknya. Dan barangsiapa
yang bangun pagi dan memikirkan akhirat, maka Allah akan mengumpulkan
urusannya, menjadikan kekayaan dalam hatinya, dan dunia akan datang kepadanya
dalam keadaan tunduk." (HR. Tirmidzi)
Hadis ini
menegaskan bahwa mengejar dunia semata hanya akan mendatangkan kesulitan dan
kegelisahan, sementara fokus pada akhirat justru akan mendatangkan kedamaian
dan kecukupan.
Sindiran Allah
SWT: Pengingat untuk Tidak Tertipu
Allah SWT
dengan kasih sayang-Nya kerap memberikan sindiran kepada hamba-Nya yang terbuai
oleh dunia. Salah satu sindiran ini dapat ditemukan dalam Surah Al-An'am ayat
32:
"Dan
tiadalah kehidupan dunia ini melainkan permainan dan senda gurau belaka. Dan
sungguh, kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka
tidakkah kamu memahaminya?" (QS. Al-An'am: 32)
Ayat ini
mengingatkan kita untuk kembali ke jalan yang benar dan tidak membiarkan diri
kita tertipu oleh angan-angan yang hanya mengejar kenikmatan sementara di
dunia. Allah menginginkan hamba-hamba-Nya untuk sadar bahwa tujuan utama mereka
adalah kehidupan di akhirat, bukan dunia yang fana ini.
Menyikapi
Angan-Angan dengan Bijak
Sebagai
manusia, memiliki mimpi dan harapan bukanlah hal yang salah. Namun, penting
untuk memeriksa apakah mimpi dan harapan itu selaras dengan tujuan hidup
sebagai hamba Allah. Apakah angan-angan kita justru menjauhkan kita dari Allah,
atau mendekatkan kita kepada-Nya?
รผย Berdoa dan Bertawakkal: Dalam segala usaha kita, libatkan Allah dan
berdoa agar diberi petunjuk. Allah SWT telah menjamin bahwa orang yang
bertawakkal kepada-Nya akan diberikan jalan keluar dari setiap kesulitan.
Seimbang Dunia dan Akhirat: Allah SWT tidak melarang kita untuk mengejar dunia, namun kita harus melakukannya dengan penuh kesadaran bahwa dunia hanyalah sarana menuju akhirat. Dalam Surah Al-Qasas ayat 77, Allah berfirman, "Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia ini."
รผย ย Hindari Angan-Angan Kosong: Jangan biarkan diri kita terjebak dalam
angan-angan tanpa usaha dan doa. Angan-angan yang tidak disertai dengan ikhtiar
hanya akan menjadi ilusi yang menyakitkan di kemudian hari.
ย
Kesimpulan
Angan-angan
bisa menjadi alat yang menipu jika tidak diimbangi dengan iman dan kesadaran
akan tujuan hidup yang sesungguhnya. Allah SWT dengan berbagai sindiran dan
peringatan-Nya mengajak kita untuk berpikir dan merenung, apakah angan-angan
kita selama ini membantu kita mendekat kepada-Nya atau justru menyesatkan. Mari
kita jadikan kehidupan ini sebagai ladang amal, tempat kita mempersiapkan diri
untuk kehidupan abadi di akhirat, bukan tempat untuk terbuai oleh angan-angan
yang menipu.
Semoga Allah
SWT selalu membimbing kita untuk tidak terjebak dalam angan-angan yang menipu
dan menjauhkan kita dari kebenaran. Amin.