Pancur Batu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, memimpin secara langsung
jajaran staf dan pegawai KUA Kecamatan Pancur Batu dalam kegiatan tindak lanjut hasil
Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan IV (TW IV). Kegiatan
ini dilaksanakan pada Selasa, (27/01), bertempat di
Kantor KUA Kecamatan Pancur Batu.
Kegiatan
tindak lanjut monev ini merupakan bagian dari mekanisme pengendalian dan
peningkatan mutu kinerja organisasi, sekaligus wujud nyata komitmen KUA
Kecamatan Pancur Batu dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, akuntabel, dan
berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dalam
arahannya, Ilyas menyampaikan
bahwa monitoring dan evaluasi bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi
merupakan instrumen strategis untuk memastikan seluruh program dan layanan KUA
berjalan sesuai dengan perencanaan, regulasi, serta kebutuhan riil masyarakat.
Oleh karena itu, hasil monev TW IV harus ditindaklanjuti secara serius,
terukur, dan berkesinambungan.
Ia
menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus utama
dalam tindak lanjut monev tersebut. Seluruh jajaran KUA diminta untuk melakukan
pembenahan pada aspek layanan, baik dari sisi prosedur, kedisiplinan, ketepatan
waktu, maupun kualitas interaksi dengan masyarakat, sehingga kehadiran KUA
benar-benar dirasakan manfaatnya.
Lebih lanjut, Ilyas menekankan bahwa seluruh upaya peningkatan layanan tersebut harus selaras dengan Asta Protas (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama Republik Indonesia yang digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.
Asta Protas
tersebut menjadi arah kebijakan strategis dalam mewujudkan layanan keagamaan
yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata
bagi penguatan kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Menurutnya,
implementasi Asta Protas di lingkungan KUA Kecamatan Pancur Batu diwujudkan
melalui berbagai program dan layanan, antara lain peningkatan kualitas layanan
kepenghuluan, penguatan bimbingan perkawinan dan keluarga sakinah,
pengarusutamaan moderasi beragama, serta penguatan peran KUA dalam menjaga
kerukunan umat beragama.
Pada
kegiatan tersebut, masing-masing staf dan pegawai diberikan kesempatan untuk
memaparkan hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya selama TW IV, termasuk
capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta usulan langkah perbaikan ke
depan. Proses evaluasi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, dengan
menekankan pentingnya kerja sama tim dan komunikasi yang efektif.
Diskusi
juga diarahkan pada penyusunan langkah-langkah strategis tindak lanjut hasil
monev, agar setiap rekomendasi dapat diimplementasikan secara nyata dalam
bentuk perbaikan layanan dan peningkatan kinerja. Ilyas mengingatkan agar setiap pegawai memiliki rasa
tanggung jawab dan komitmen yang kuat dalam melaksanakan hasil evaluasi
tersebut.
Ia juga
mengajak seluruh jajaran KUA Kecamatan Pancur Batu untuk terus meningkatkan
profesionalitas, integritas, serta etos kerja, dengan menjadikan nilai-nilai
pelayanan publik sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas. Menurutnya,
pelayanan yang ramah, cepat, tepat, dan transparan merupakan kunci dalam
membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi KUA.
Melalui
kegiatan tindak lanjut monev TW IV ini, diharapkan KUA Kecamatan Pancur Batu
mampu melakukan pembenahan secara berkelanjutan, sehingga kualitas layanan
keagamaan semakin meningkat dan selaras dengan visi Kementerian Agama dalam
mewujudkan layanan keagamaan yang
berdampak dan berkeadilan.
Kegiatan
ini sekaligus menjadi momentum penguatan komitmen bersama seluruh jajaran KUA
Kecamatan Pancur Batu untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadirkan
layanan terbaik bagi masyarakat, sesuai dengan tuntutan dan dinamika kebutuhan
umat.