Pematang Raya (Humas KUA Bosar Maligas) β Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bosar Maligas, Andika Mulia, S.Pd., M.Si., menghadiri Festival Seni Qasidah Kabupaten Simalungun Tahun 2026 yang berlangsung di Aula T. Johan Garingging, Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Sabtu (24/10/2026).
Festival Seni Qasidah Kabupaten Simalungun Tahun 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 24 hingga 26 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam melalui seni sekaligus melestarikan seni budaya Islami yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Kehadiran Kepala KUA Bosar Maligas, Andika Mulia, S.Pd., M.Si., merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan kegiatan keagamaan dan pelestarian seni Islami di Kabupaten Simalungun. Festival ini tidak hanya menjadi wadah bagi para peserta untuk menampilkan kreativitas dan kemampuan dalam seni qasidah, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman.
Seni qasidah memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui lantunan syair yang mengandung nilai-nilai religius, moral, dan spiritual. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media dakwah yang menarik, khususnya bagi generasi muda, agar semakin mencintai seni Islami sekaligus mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Festival Seni Qasidah juga menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai unsur keagamaan untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi seni Islami. Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan persaudaraan diharapkan semakin tumbuh dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Kepala KUA Bosar Maligas menyambut baik pelaksanaan Festival Seni Qasidah Kab upaten Simalungun Tahun 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda yang memberikan manfaat bagi penguatan kehidupan keagamaan serta pelestarian budaya Islami di tengah masyarakat.
Dengan semangat Festival Seni Qasidah 2026, diharapkan syiar Islam semakin berkembang melalui seni dan budaya, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persatuan di Kabupaten Simalungun.(AM)Β