KUA Ilir Timur Satu Dampingi Kakanwil dan Kemenag Perkuat Ekoteologi Melalui Penanaman Pohon

PW. APRI Sumsel (Humas) โ€“ Kementerian Agama terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Penguatan Ekoteologi dengan kegiatan penanaman bibit pohon. Sabtu, 7/11/2026 yang dilaksanakanย  bertempat di Desa Sri Menanti, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Dr. H. Syafitri Irwan, S.Ag, M.Pd.I., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang, KH. Muflihul Hasan, S.Ag., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, Dr. M. Badut Tamam, M.Si., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Empat Lawang, H. Nazwal Ardhani, S.Ag., M.Si dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Palembang, termasuk Kepala KUA Ilir Timur Satu Palembang, HM Tajuddin Hasbullah, S.Ag., M.Si., serta para Kepala KUA se-Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap kelestarian alam sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama. Melalui kegiatan penanaman bibit pohon ini, Kementerian Agama ingin menegaskan bahwa ekoteologi bukan sekadar wacana, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam perspektif Islam, manusia memiliki amanah sebagai khalifah di muka bumi yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam dan tidak melakukan kerusakan lingkungan. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-A'raf ayat 56:

ูˆูŽู„ูŽุง ุชููู’ุณูุฏููˆุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุฅูุตู’ู„ูŽุงุญูู‡ูŽุง

"Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik."

Kepada Humas APRI Sumsel HM Tajuddin Hasbullah, S.Ag mengatakan kehadiran KUA Ilir Timur satu dalam kegiatan ini merupa wujud nyata KUA terhadap kepedulian lingkungan dan beliau menyatakan "penanaman pohon memiliki makna yang sangat mendalam. Selain menjaga kelestarian lingkungan, pohon juga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, menghasilkan oksigen, menjaga sumber air, serta menjadi warisan kebaikan bagi generasi mendatang". Tegas Tajuddin. lebih lanjut belian mengatakan "dengan kegiatan kegiatan ini sesuai arahan Kakanwil provinsi Sumsel dan Kakankemenag Kota Palembang dapat memperkuat sinergi seluruh jajaran Kementerian Agama dalam mengembangkan gerakan kepedulian lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan". ungkapnya.ย 

Melalui penguatan ekoteologi, Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan kehidupan beragama yang tidak hanya membawa kedamaian bagi sesama manusia, tetapi juga memberikan manfaat bagi alam semesta. Menanam pohon adalah menanam kebaikan. Merawat bumi adalah bagian dari tanggung jawab keimanan. (md)ย 

Bagikan Artikel