Tapian Dolok (Humas KUA). Sabtu 24 Oktober 2026, Kecamatan Tapian Dolok turut berpartisipasi dalam Festival Seni Qasidah tingkat Kabupaten Simalungun dengan menurunkan peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut. Partisipasi ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan seni Islami sekaligus upaya memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Kepala Kantor Urusan Agama (Ka. KUA) Kecamatan Tapian Dolok, Drs. H. Zunaidi Sitorus, turut memberikan dukungan terhadap keikutsertaan peserta yang mewakili Kecamatan Tapian Dolok. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik serta membawa nama baik kecamatan dalam ajang festival tersebut.
Festival Seni Qasidah merupakan kegiatan yang memiliki nilai penting dalam melestarikan seni budaya bernuansa Islami. Melalui lantunan syair dan irama qasidah, pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan dengan cara yang menarik, mendidik, dan mudah diterima oleh masyarakat. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan generasi muda terhadap seni religi. Oleh karena itu, keikutsertaan Kecamatan Tapian Dolok diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga keberlangsungan seni qasidah sebagai bagian dari budaya masyarakat Muslim.
Ka. KUA Kecamatan Tapian Dolok, memberikan apresiasi atas partisipasi dan semangat para peserta yang mengikuti Festival Seni Qasidah Kabupaten Simalungun. Menurutnya, kegiatan seni keagamaan seperti ini perlu terus didukung karena memiliki peran dalam menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. Seni qasidah juga dapat menjadi media dakwah yang menyampaikan pesan moral, akhlak mulia, persaudaraan, dan kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang tertarik untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Dukungan KUA Kecamatan Tapian Dolok terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam pembinaan kehidupan beragama. KUA tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan administrasi dan bimbingan keagamaan, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan positif yang mendorong tumbuhnya kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan seni keagamaan menjadi salah satu bentuk kebersamaan untuk memajukan syiar Islam di Kabupaten Simalungun. Dengan adanya dukungan dan kerja sama yang baik, kegiatan keagamaan diharapkan dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Keikutsertaan peserta dari Kecamatan Tapian Dolok dalam festival ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas, kedisiplinan, dan rasa percaya diri. Para peserta diharapkan mampu menjadikan festival sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman, mengasah kemampuan, serta menjalin silaturahmi dengan peserta dari kecamatan lainnya. Terlepas dari hasil perlombaan, keberanian untuk berpartisipasi dan kesungguhan dalam menampilkan seni Islami merupakan hal yang patut diapresiasi. Semangat tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Melalui Festival Seni Qasidah Kabupaten Simalungun, diharapkan pelestarian seni Islami semakin mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. KUA Kecamatan Tapian Dolok berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang membawa nilai positif bagi pembinaan umat dan penguatan syiar Islam. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, pembina, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan seni religi. Dengan semangat kebersamaan, partisipasi Kecamatan Tapian Dolok diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah serta mendorong tumbuhnya generasi yang berakhlak mulia, kreatif, dan mencintai seni budaya Islami.