Pancur Batu β Kepala Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, menghadiri Acara Evaluasi
Kinerja dan Rapat Koordinasi Pemerintah Kecamatan Pancur Batu
yang dilaksanakan pada Rabu (21/01), bertempat di Kantor Desa
Simalingkar A, mulai pukul 09.00 WIB.
Rapat
koordinasi tersebut diselenggarakan sebagai forum strategis untuk mengevaluasi
pelaksanaan program kerja lintas sektor sekaligus memperkuat sinergi
antarinstansi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di
wilayah Kecamatan Pancur Batu.
Kegiatan
ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan
pemangku kepentingan terkait, antara lain Camat Pancur Batu yang diwakili
oleh Sekretaris Camat, perwakilan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri
Pancur Batu, perwakilan Danramil Kecamatan Pancur Batu,
perwakilan Kepala
Kepolisian Sektor Pancur Batu, perwakilan Kepala Lembaga
Pemasyarakatan (Ka. Lapas), serta perwakilan dari Dinas
Perhubungan.
Dalam
rapat tersebut, masing-masing unsur menyampaikan evaluasi pelaksanaan tugas,
tantangan di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang perlu diperkuat
guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, keamanan, ketertiban, dan
kesejahteraan masyarakat.
Pada
kesempatan itu, Ka. KUA Pancur Batu Ilyas turut memberikan pandangan
terkait peran Kementerian Agama dalam mendukung program lintas sektor,
khususnya melalui Program Ekoteologi Menteri Agama yang mulai
diintegrasikan dalam layanan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Catin).
Ia
menjelaskan bahwa Ekoteologi merupakan pendekatan keagamaan yang menanamkan
kesadaran spiritual terhadap kelestarian lingkungan hidup, tanggung jawab
manusia sebagai khalifah di bumi, serta pentingnya membangun keluarga yang
peduli terhadap alam dan keberlanjutan lingkungan sejak dini.
βMelalui
bimbingan calon pengantin, KUA tidak hanya menyiapkan pasangan dari aspek hukum
dan ketahanan keluarga, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian
lingkungan berbasis ajaran agama. Ini sejalan dengan Program
Menteri Agama tentang Ekoteologi sebagai bagian dari penguatan peran agama
dalam menjawab isu global,β ujar Ilyas.
Ia
menambahkan bahwa implementasi Ekoteologi dalam layanan KUA merupakan wujud
nyata dari Asta
Protas Kementerian Agama, khususnya pada poin penguatan
layanan keagamaan yang berdampak, penguatan moderasi beragama,
serta kontribusi
agama dalam pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya,
keluarga yang dibangun di atas nilai keimanan, tanggung jawab sosial, dan
kepedulian lingkungan akan melahirkan masyarakat yang lebih sadar hukum, sehat,
dan berkarakter, sehingga mendukung agenda pembangunan daerah.
Rapat
koordinasi ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam
menyukseskan program-program pemerintah, termasuk pencegahan persoalan sosial,
peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan keluarga
dan masyarakat.
Melalui
kehadiran dalam kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Pancur Batu menegaskan
komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan seluruh
unsur terkait, serta menghadirkan layanan keagamaan yang relevan, adaptif, dan
berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan
rapat koordinasi berlangsung tertib, konstruktif, dan ditutup dengan
kesepahaman bersama untuk terus memperkuat komunikasi serta kolaborasi lintas
sektor demi terwujudnya Kecamatan Pancur Batu yang harmonis, berdaya, dan
berkelanjutan.