Bekali Jamaah dengan Ilmu Fardu Kifayah, Kepala KUA Bantimurung Gelar Bimbingan Penyelenggaraan Jenazah

Bantimurung, Rabu, 14 Oktober 2026 โ€” Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan pengetahuan keagamaan masyarakat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantimurung melaksanakan bimbingan penyelenggaraan jenazah kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Babut Taubah, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Materi ini penting untuk dipahami karena penyelenggaraan jenazah merupakan salah satu kewajiban fardu kifayah bagi umat Islam.

Dalam bimbingannya, Kepala KUA Bantimurung H. Mustafa menekankan bahwa pengetahuan tentang penyelenggaraan jenazah hendaknya tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga perlu dipraktikkan agar masyarakat memiliki kesiapan ketika dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penyelenggaraan jenazah meliputi beberapa tahapan penting, yakni memandikan jenazah, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan. Setiap tahapan memiliki ketentuan yang perlu dipahami dan dilaksanakan dengan benar, penuh penghormatan, serta sesuai dengan ajaran Islam.

Menurutnya, penguasaan ilmu fardu kifayah merupakan bentuk tanggung jawab bersama umat Islam. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat saling membantu ketika ada anggota keluarga atau warga yang meninggal dunia, sehingga kewajiban tersebut dapat terlaksana dengan baik.


Melalui kegiatan bimbingan ini, jamaah MT Babut Taubah diharapkan semakin memahami pentingnya ilmu penyelenggaraan jenazah serta memiliki kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud peran KUA Bantimurung dalam memperkuat pembinaan keagamaan, tidak hanya melalui pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga melalui edukasi keagamaan yang menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Dengan membekali masyarakat melalui ilmu fardu kifayah, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa mengurus jenazah bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan juga bentuk penghormatan terakhir kepada sesama muslim dan manifestasi nyata dari nilai-nilai kepedulian serta pengabdian kepada umat.


Reporter: if@

Editor: @limin


Bagikan Artikel