Lampung
Timur (Humas)- Kepala
Kantor Urusan Agama (KUA) Sukadana Kabupaten Lampung Timur, Retno Setiawan, SB.,
S.H.I., M.H., hadir pada pengajian akbar dalam rangka Tasyakuran Haji 2024,
Khataman Ngaji Yayasan Pendidikan dan Pengembangan (YPP), serta Khaul ke-6 KH.
Ali Rahmat. Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Darurrohmah, Banding
Sukadana, pada Ahad (10/11) tersebut diwarnai dengan suasana khidmat dan
syukur.
Acara
pengajian akbar ini diawali dengan khataman ngaji yang dipimpin oleh para
santri Ponpes Darurrohmah. Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah,
hadir sejumlah tokoh agama dari berbagai wilayah di Lampung Timur, termasuk
para Kyai, perwakilan dari Kementerian Agama Lampung Timur, serta unsur
Forkopimcam Sukadana. Tak ketinggalan, masyarakat umum juga turut
berpartisipasi dengan antusias.
Pengajian
tersebut diisi dengan ceramah agama oleh KH. Mahyan Ahmad, ulama karismatik
dari Grobogan, Jawa Tengah. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya
menjaga nilai-nilai keislaman yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu,
serta pentingnya ukhuwah islamiyah dalam membangun bangsa yang berakhlak mulia.
"Haji
bukan hanya sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah perjalanan spiritual
yang harus menginspirasi perubahan perilaku sehari-hari. Mari kita jadikan
pengalaman ibadah haji sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan
ketakwaan," ujar KH. Mahyan Ahmad di hadapan para jamaah yang memadati
area ponpes.
Humas
PC Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Lampung Timur, dalam konfirmasi
resminya, menjelaskan bahwa acara khaul kali ini khusus dipersembahkan untuk
mengenang jasa almaghfurlah KH. Ali Rahmat. Beliau dikenal sebagai sosok
pendiri Yayasan KBIHU Jabal Rahmah yang telah berjasa besar dalam membimbing
para jamaah haji di Lampung Timur. Selain itu, KH. Ali Rahmat juga pernah
menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Pengurus Cabang
Nahdlatul Ulama (PCNU) Lampung Timur.
Retno
Setiawan dikonfirmasi sangat pada Rabu sore (13/11)Β apresiasi atas terselenggaranya acara
ini. βIni bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga upaya bersama dalam
melestarikan tradisi keagamaan sekaligus mengenang jasa ulama yang telah
berkontribusi bagi masyarakat,β ungkap Retno Setiawan.
Dengan
suksesnya acara ini, diharapkan semangat ukhuwah dan kebersamaan masyarakat
Lampung Timur semakin kokoh. Tasyakuran haji, khataman ngaji, dan khaul KH. Ali
Rahmat menjadi momen berharga untuk merawat tradisi keagamaan sekaligus
mengenang jasa para pendahulu yang telah berjuang dalam membimbing umat.
Pengajian
akbar yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini diakhiri dengan doa bersama
untuk keberkahan masyarakat dan bangsa. Semoga keberkahan acara ini membawa
kebaikan bagi seluruh jamaah yang hadir dan masyarakat luas. (Rtn/Kas)
Penulis : ( H. Kas)
Editor : (H.Sp)
Β