Semangat Hari Kesaktian Pancasila, KUA STM Hilir Bersama Keluarga Besar Kemenag Deli Serdang Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dan Kerukunan

Lubuk Pakam (Humas) – Semangat nasionalisme dan komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terpancar dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Kamis (1/10). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, S.Ag., M.Pd., beserta seluruh jajaran dan keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, termasuk Kepala KUA Kecamatan STM Hilir, Ibnuh Salim, S.H.I.

Upacara tersebut turut dihadiri Kepala Tata Usaha (KTU), para Kepala Seksi (Kasi), seluruh Kepala KUA Kecamatan, kepala madrasah/sekolah, pengawas sekolah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus memperkokoh komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Saripuddin Daulay menyampaikan bahwa Pancasila harus menjadi landasan moral dan pedoman bagi seluruh ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Nilai-nilai Pancasila jangan hanya kita hafalkan atau kita peringati setiap tahun, tetapi harus benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pelaksanaan tugas sebagai ASN. Kita harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghargai perbedaan, memelihara kerukunan, serta memberikan pelayanan yang adil dan profesional kepada seluruh masyarakat," ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menjadikan semangat Hari Kesaktian Pancasila sebagai energi dalam meningkatkan disiplin, integritas, loyalitas, dan tanggung jawab dalam bekerja.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan STM Hilir, Ibnuh Salim menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna mendalam bagi seluruh insan Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat semangat pengabdian dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

"Sebagai aparatur Kementerian Agama, kita memiliki tanggung jawab moral untuk ikut merawat persatuan dan menjaga kerukunan umat. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan dan pelayanan kita. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling menghargai, menguatkan, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis," ujar Ibnuh Salim.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa KUA tidak hanya memiliki tugas dalam memberikan pelayanan administrasi dan pencatatan nikah, tetapi juga berperan dalam pembinaan kehidupan keagamaan, penguatan ketahanan keluarga, serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.

"Melalui momentum ini, kami di KUA STM Hilir berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang humanis, transparan, profesional, dan berintegritas. Semangat Pancasila harus menjadi ruh dalam pengabdian kami, sehingga kehadiran KUA benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa dan penghargaan terhadap nilai-nilai luhur Pancasila.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pengabdian, memperkuat moderasi beragama, menjaga kerukunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Dari halaman Kantor Kementerian Agama hingga ke tengah-tengah masyarakat, semangat Pancasila harus terus hidup dalam tindakan nyata. Bersatu dalam keberagaman, mengabdi dengan integritas, dan bekerja untuk Indonesia yang rukun dan bermartabat.(MR)


Bagikan Artikel