Sulawesi Selatan, Senin, 2
November 2026 β Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW
APRI) Sulawesi Selatan kembali melaksanakan rapat koordinasi (Rakor). Rapat
dipandu oleh Sekretaris PW APRI Sulsel ( Ahmad Jazil,S.Th.I., M.Pd.) dengan
membahas sejumlah agenda strategis terkait penguatan organisasi, peningkatan
keaktifan anggota, serta pengembangan profesionalisme penghulu.
Dalam rapat tersebut, beberapa
agenda utama menjadi fokus pembahasan, di antaranya pengelolaan dan
pendistribusian atribut APRI, identifikasi kebutuhan pengadaan rompi APRI,
penguatan konsolidasi dan koordinasi kepengurusan, serta mendorong keaktifan
penghulu dalam mengikuti berbagai kegiatan organisasi.
Selain itu, rapat juga membahas
persiapan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Penghulu Tahun 2027 agar
lebih terarah, terukur, dan selaras dengan tugas serta fungsi jabatan penghulu.
Agenda pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Tahun 2027 turut menjadi
perhatian sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi, koordinasi, dan
sinergi antaranggota APRI di wilayah Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Ketua PW APRI
Sulsel ( H. Abd. Rahman, S.Ag.MA ) menekankan pentingnya memastikan
akurasi pendataan pemesanan dan distribusi atribut organisasi. Hal tersebut
perlu ditindaklanjuti dengan melakukan pengecekan secara cermat untuk
memastikan bahwa atribut yang telah dipesan benar-benar telah diterima oleh
masing-masing anggota yang bersangkutan.
Ketua PW APRI Sulsel juga
menegaskan bahwa keaktifan penghulu dalam organisasi dapat diukur melalui
partisipasi dan keterlibatan nyata dalam berbagai kegiatan APRI. Oleh karena
itu, seluruh penghulu diharapkan tidak hanya terdaftar sebagai anggota, tetapi
juga aktif mengambil bagian dalam kegiatan organisasi sebagai bentuk tanggung
jawab dan komitmen terhadap pengembangan profesi kepenghuluan.
Agenda lainnya yang turut dibahas
adalah rencana pelaksanaan kegiatan outbound penghulu dalam rangka
memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Tahun 2027. Kegiatan
tersebut diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun
kekompakan, dan memperkuat solidaritas antar penghulu.
Rapat juga memberikan perhatian
terhadap program pengabdian kepada masyarakat sebagai wujud kontribusi nyata
penghulu dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.
Di samping itu, peningkatan kompetensi penghulu menjadi agenda penting yang
perlu dirancang secara berkelanjutan melalui kegiatan pembinaan, kajian,
pelatihan, dan pengembangan kapasitas profesional.
Melalui rapat koordinasi ini, PW APRI Sulsel diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kedisiplinan dan partisipasi anggota, serta menyusun program kerja yang lebih terarah dan berorientasi pada peningkatan kualitas profesi penghulu.
Rakor ini menjadi bagian dari komitmen PW APRI Sulsel untuk membangun organisasi yang solid, aktif, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan layanan kepenghuluan serta pelayanan keagamaan kepada masyarakat. (arm)