Lampung Timur (HUMAS), 25 November 2024 – H. Kasbolah, M.Pd., Penghulu KUA Sekampung Udik, menjadi salah satu peserta yang antusias mengikuti Pelatihan Desain Grafis Virtual #Seri 5 yang digelar oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) hari ini. Acara ini menghadirkan Lia Wardah Nadhifah, S.H., Pengembang Program Penyuluhan Subdit Bina Keluarga Sakinah Kemenag RI, sebagai narasumber utama.
Dalam pelatihan ini, Lia
menyampaikan materi yang komprehensif, mulai dari pengenalan aplikasi Canva,
proses pendaftaran akun, pengoperasian fitur-fitur utama, hingga elemen-elemen
desain seperti warna, font, dan tata letak. Ia juga mengenalkan fitur terbaru
Canva, yaitu mockup design, yang memungkinkan pengguna menciptakan tampilan
desain yang lebih profesional.
Kasbolah, dalam sesi diskusi,
mengajukan pertanyaan yang mencerminkan semangat belajarnya. “Sebetulnya saya
sudah lama mengenal Canva dan hampir setiap hari memanfaatkannya. Tapi, dari
sisi hasil, desain saya masih terlihat kasar dan tidak sebagus yang Ibu Lia
buat,” ujarnya. Ia kemudian meminta trik sederhana untuk meningkatkan kualitas
desain.
Menanggapi hal itu, Lia
menjelaskan beberapa kiat praktis yang dapat langsung diterapkan, seperti
pentingnya konsistensi elemen desain, penggunaan template profesional yang
disediakan Canva, serta memanfaatkan palet warna bawaan untuk menghasilkan
tampilan yang lebih menarik dan harmonis. “Kesederhanaan sering kali menjadi
kunci. Jangan ragu untuk bereksperimen, tetapi tetap perhatikan keseimbangan
dan keserasian desain,” saran Lia.
Pelatihan ini bertujuan untuk
memperkuat kompetensi digital para penghulu agar lebih kreatif dalam
menyampaikan informasi keagamaan dan sosial. Ketua Umum APRI, H. Madari,
S.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa literasi digital adalah
kebutuhan mendesak. “Para penghulu harus mampu menyesuaikan diri dengan
perkembangan teknologi agar tetap relevan dan inovatif dalam menjalankan
tugas,” katanya.
Dengan antusiasme peserta
seperti H. Kasbolah, pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan dampak positif
yang signifikan. Para penghulu di seluruh Indonesia kini memiliki bekal untuk
membuat konten visual yang tidak hanya kreatif tetapi juga efektif dalam
menyampaikan pesan-pesan agama dan sosial kepada masyarakat.
Rangkaian pelatihan ini menjadi
bukti bahwa inovasi teknologi bisa menjadi sarana efektif untuk mendukung
tugas-tugas keagamaan, sekaligus memperkuat peran penghulu di era digital.
Penulis : (H. Kas)
Editor : (H. Szp)