Kotarih, (Humas). Kelompok
Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai Daerah Pemilihan (Dapil) IV melaksanakan
kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2025 di Balai Desa
Kecamatan Kotarih pada senin (13/10). Kegiatan ini menjadi momentum
penting bagi perangkat desa di Kecamatan Kotarih untuk menyampaikan aspirasi,
saran, serta keluh kesah mereka secara langsung kepada para wakil rakyat.
Acara
tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat serta perwakilan dari
sejumlah partai politik seperti PDI Perjuangan, Golkar, PPP, Demokrat, dan
partai-partai lainnya. Hadir pula perangkat desa dari 11 desa se-Kecamatan
Kotarih, yang terdiri atas para kepala desa, sekretaris desa, serta Kepala
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kotarih.
Dalam
pelaksanaan reses ini, berbagai aspirasi dan masukan disampaikan oleh
perwakilan desa. Salah satu yang menjadi perhatian utama datang dari Kepala Desa Kotarih Pekan, Ibu Rasmini Sitopu,
yang menyoroti kebutuhan mendesak akan perbaikan jembatan di Desa Paku.
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kabupaten Deli
Serdang dengan Kabupaten Serdang Bedagai dan kini kondisinya dinilai memprihatinkan.
Menurutnya, perbaikan jembatan ini sangat mendesak agar aktivitas masyarakat,
terutama dalam bidang transportasi dan perdagangan, tidak terhambat.
Selain
itu, Kepala Desa Huta Galuh, Rasman Purba,
juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan di wilayah Dusun II Bah
Kuningan, Desa Huta Galuh. Ia menuturkan bahwa kondisi jalan yang rusak sudah
berlangsung lama dan seringkali menghambat kegiatan warga, khususnya dalam
mendukung mobilitas ekonomi masyarakat setempat.
Menanggapi
beragam masukan tersebut, para anggota DPRD yang hadir menyampaikan apresiasi
atas keterbukaan masyarakat dan berkomitmen untuk memperjuangkan berbagai
aspirasi tersebut di tingkat kabupaten.
Dalam
kesempatan yang sama, Kepala KUA Kecamatan Kotarih, Jamaluddin, S.Pd.I, menyampaikan
harapannya agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat diperhatikan dan
direalisasikan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga
para wakil rakyat kita mendengar dan melaksanakan segala harapan serta keluh
kesah masyarakat Kecamatan Kotarih dengan amanah,” ujar Jamaluddin.
Menurutnya,
kehadiran KUA dalam kegiatan seperti ini bukan hanya bentuk dukungan moral,
tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial keagamaan untuk memperkuat nilai
kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
Kegiatan
reses ini diakhiri dengan sesi dialog interaktif antara perangkat desa dan
anggota DPRD. Suasana yang hangat dan penuh keakraban mencerminkan semangat
demokrasi dan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga
keagamaan dalam mewujudkan pembangunan yang merata serta meningkatkan
kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Kotarih dan sekitarnya. (MHS/AAB)