Jakarta, (Humas) – Pelatihan Desain Grafis #Seri 5 yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Asosiasi Profesi Riset Indonesia (PP APRI) berlangsung sukses dan penuh antusiasme pada senin (25/11). Kegiatan ini diikuti oleh penghulu seluruh indonesia.
Ketua Umum PP APRI, dalam
sambutannya diujung pelatihan sebelum
menutup kegiatan H. Madari, S.Ag. mengatakan “ dalam kesempatan pelatihan ini,
saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh
peserta serta pihak yang telah menggagas dan mengawal kegiatan ini. Walaupun
saya hanya sempat menyimak sebagian dari materi yang disampaikan, saya optimis
bahwa ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi para
penghulu dalam mendukung transformasi layanan berbasis digital.
Kegiatan bimbingan teknis
(BIMTEK) ini adalah rangkaian ketiga sekaligus yang terakhir dari serangkaian
upaya peningkatan kompetensi penghulu, khususnya di bidang digitalisasi. Hal
ini selaras dengan salah satu program prioritas Kementerian Agama, yaitu
transformasi digital. Sebagai bagian dari instansi pemerintah, kita harus terus
beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Era digital menuntut kita untuk
tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam pekerjaan
kita sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan publik.
Digitalisasi memberikan banyak
manfaat, seperti mempercepat layanan, mempersingkat birokrasi, dan meminimalkan
celah-celah penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, penting bagi para
penghulu untuk meningkatkan kompetensinya di bidang ini, agar dapat memberikan
pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan transparan kepada masyarakat.
Saya berharap kegiatan seperti
ini terus dilakukan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di wilayah dan
cabang. Para pengurus di daerah diharapkan dapat menyelenggarakan pelatihan
serupa secara mandiri. Tidak perlu biaya besar karena kita memiliki SDM yang
mumpuni, seperti narasumber kita hari ini, Mbak Lia, yang selalu siap berbagi
ilmu. Langkah ini adalah stimulan awal untuk mendorong para penghulu di seluruh
Indonesia agar dapat beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman.
Perlu dicatat bahwa saat ini
peserta pelatihan baru mencakup sebagian kecil penghulu dari total hampir 10
ribu penghulu di Indonesia. Maka, penting bagi kita semua untuk menyebarluaskan
ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan penghulu lainnya, baik melalui forum
formal seperti BIMTEK maupun dalam diskusi pribadi. Tujuannya adalah agar
seluruh penghulu dapat meningkatkan kompetensi digital mereka, sehingga dapat
menjalankan tugas dengan lebih profesional sesuai amanah Peraturan Menteri
Agama (PMA) Nomor 7 Tahun 2020.
Akhir kata, saya ucapkan terima
kasih kepada narasumber, seluruh panitia, dan peserta yang telah berpartisipasi
aktif dalam kegiatan ini. Pelatihan sederhana ini membawa manfaat besar bagi
peningkatan kompetensi penghulu dan menunjukkan peran nyata APRI dalam
mendukung profesionalisme penghulu. Semoga ilmu yang didapatkan benar-benar
bermanfaat dan dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Terima kasih.
Pelatihan ini menjadi bagian
dari upaya PP APRI dalam mendukung pengembangan profesional anggotanya serta
memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas riset dan komunikasi
visual. Peserta diajak untuk mempelajari teknik desain modern, penggunaan
perangkat lunak terkini, hingga strategi menciptakan desain yang relevan dengan
kebutuhan industri.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran, seri pelatihan ini diharapkan mampu mencetak individu yang siap bersaing dalam dunia desain grafis sekaligus memperkuat peran APRI sebagai wadah pengembangan profesional di Indonesia.
Dalam kesempatan pelatihan ini,
saya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh
peserta serta pihak yang telah menggagas dan mengawal kegiatan ini. Walaupun
saya hanya sempat menyimak sebagian dari materi yang disampaikan, saya optimis
bahwa ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini akan sangat bermanfaat bagi para
penghulu dalam mendukung transformasi layanan berbasis digital.
Kegiatan bimbingan teknis
(BIMTEK) ini adalah rangkaian ketiga sekaligus yang terakhir dari serangkaian
upaya peningkatan kompetensi penghulu, khususnya di bidang digitalisasi. Hal
ini selaras dengan salah satu program prioritas Kementerian Agama, yaitu
transformasi digital. Sebagai bagian dari instansi pemerintah, kita harus terus
beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Era digital menuntut kita untuk
tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mengintegrasikannya ke dalam pekerjaan
kita sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan publik.
Digitalisasi memberikan banyak
manfaat, seperti mempercepat layanan, mempersingkat birokrasi, dan meminimalkan
celah-celah penyalahgunaan wewenang. Oleh karena itu, penting bagi para
penghulu untuk meningkatkan kompetensinya di bidang ini, agar dapat memberikan
pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan transparan kepada masyarakat.
Saya berharap kegiatan seperti
ini terus dilakukan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di wilayah dan
cabang. Para pengurus di daerah diharapkan dapat menyelenggarakan pelatihan
serupa secara mandiri. Tidak perlu biaya besar karena kita memiliki SDM yang
mumpuni, seperti narasumber kita hari ini, Mbak Lia, yang selalu siap berbagi
ilmu. Langkah ini adalah stimulan awal untuk mendorong para penghulu di seluruh
Indonesia agar dapat beradaptasi dan mengikuti perkembangan zaman.
Perlu dicatat bahwa saat ini
peserta pelatihan baru mencakup sebagian kecil penghulu dari total hampir 10
ribu penghulu di Indonesia. Maka, penting bagi kita semua untuk menyebarluaskan
ilmu yang diperoleh kepada rekan-rekan penghulu lainnya, baik melalui forum
formal seperti BIMTEK maupun dalam diskusi pribadi. Tujuannya adalah agar
seluruh penghulu dapat meningkatkan kompetensi digital mereka, sehingga dapat
menjalankan tugas dengan lebih profesional sesuai amanah Peraturan Menteri
Agama (PMA) Nomor 7 Tahun 2020.
Akhir kata, saya ucapkan terima kasih kepada narasumber, seluruh panitia, dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Pelatihan sederhana ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kompetensi penghulu dan menunjukkan peran nyata APRI dalam mendukung profesionalisme penghulu. Semoga ilmu yang didapatkan benar-benar bermanfaat dan dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Terima kasih.
Penulis : (H. Kas)
Editor : (H.Szp)