Lampung Timur (Humas), 28 Oktober 2026 β Di tengah perjalanan kehidupan yang terus bergerak, selalu ada satu momen yang membuat waktu seolah berhenti sejenak: ketika dua insan mengikrarkan janji untuk berjalan bersama dalam suka maupun duka.
Hari ini, Rabu, 28 Oktober 2026, suasana penuh khidmat dan kebahagiaan menyelimuti Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, saat pasangan Rudi Hartono dan Lia Meliana melangsungkan pernikahan.
Prosesi pencatatan pernikahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Pasir Sakti, H. Rahmat Syah, S.Ag., M.M. Kehadiran dan keterlibatan langsung Kepala KUA menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pencatatan pernikahan berlangsung sesuai dengan ketentuan agama dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dengan berlangsungnya akad dan pencatatan pernikahan tersebut, Rudi Hartono dan Lia Meliana resmi menjadi pasangan suami istri yang sah secara agama dan negara.
Pernikahan bukan sekadar pertemuan dua nama dalam sebuah dokumen. Ia adalah ikrar panjang tentang kesetiaan, tanggung jawab, kesabaran, dan harapan. Sebuah perjalanan baru yang dimulai dengan satu kalimat sakral, lalu diteruskan dengan ribuan langkah kehidupan yang harus ditempuh bersama.
Bagi KUA Kecamatan Pasir Sakti, pencatatan pernikahan bukan hanya persoalan administrasi. Di balik setiap dokumen yang diterbitkan, terdapat kisah manusia, doa keluarga, serta harapan agar sebuah rumah tangga tumbuh menjadi tempat bernaung yang penuh kasih dan keberkahan.
Kepala KUA Pasir Sakti, H. Rahmat Syah, S.Ag., M.M., menyampaikan bahwa pencatatan pernikahan merupakan bagian penting dalam memberikan kepastian hukum bagi pasangan sekaligus menjadi wujud pelayanan negara kepada masyarakat dalam urusan keagamaan dan keluarga.
Momentum bahagia Rudi dan Lia pun menjadi pengingat bahwa setiap pernikahan adalah awal dari sebuah perjalanan panjang. Hari ini mereka mengucapkan janji; esok dan seterusnya, kehidupan akan mengajarkan bagaimana janji itu dijaga.
Selamat menempuh kehidupan baru, Rudi Hartono dan Lia Meliana.
Semoga bahtera rumah tangga yang mulai berlayar hari ini senantiasa dilimpahi ketenteraman, kasih sayang, keberkahan, dan kekuatan untuk melewati setiap musim kehidupan.
Dua hati telah memilih satu jalan.
Dua nama telah dipersatukan dalam satu ikatan.
Semoga cinta yang dimulai hari ini menjadi ibadah yang panjang hingga akhir hayat.