Padang Sidempuan, (Humas). Dalam upaya meningkatkan syiar Islam dan mempererat ukhuwah Islamiyah, KUA Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidempuan, memfasilitasi pembentukan Forum Silaturrahim Majelis Taklim Se-Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Inisiatif ini menandai langkah strategis dalam menyatukan gerak dan langkah majelis-majelis taklim yang ada untuk bersinergi dalam dakwah, Rabu (01/10).
Pembentukan forum ini ditandai dengan pertemuan silaturrahim yang berlangsung khidmat di Kantor KUA Padang Sidempuan Selatan, yang gedungnya identik dengan warna hijau mencolok. Hadir dalam acara tersebut para penggerak majelis taklim, termasuk Majelis Taklim Multazam, Majelis Taklim Mahabbah, Majelis Taklim Qurro Al Yusra, dan Rumah Fahmil Qur'an Hardal (Harahap Dalimunthe). Turut mendampingi adalah para penyuluh agama Islam KUA, antara lain Sartika dan Nurhadia.
Kepala KUA Kecamatan Padang Sidempuan Selatan, Dr. H. M. Asroi Saputra, S.Sos I, MA, menyambut hangat terbentuknya forum ini. "Kami di KUA Padang Sidempuan Selatan sangat bersyukur atas inisiatif ini. Forum Silaturrahim ini adalah wadah yang sangat penting untuk mempererat ukhuwah antarmajelis taklim, sehingga kita bisa saling berbagi ilmu, pengalaman, dan strategi dakwah. KUA siap menjadi mitra strategis dalam setiap kegiatan majelis taklim yang bertujuan mencerdaskan umat melalui bimbingan agama," ujarnya.
Dalam suasana kebersamaan tersebut, diputuskan bahwa forum ini tidak akan membuang waktu. Kegiatan perdana akan segera digelar, yaitu pada hari Rabu, 14 Oktober 2026. Perwakilan dari Majelis Taklim Mahabbah, Hj. Yumna, menyampaikan harapan besarnya. "Kami dari Mahabbah sangat antusias. Semoga dengan adanya wadah ini, semangat mengaji dan mengkaji Al-Qur'an semakin tumbuh, dan kita bisa saling menguatkan dalam dakwah Islam," katanya.
Senada dengan itu, Hj. Lanna Sari dari Majelis Taklim Multazam menegaskan pentingnya kolaborasi. "Multazam berkomitmen penuh untuk mendukung forum ini. Melalui kebersamaan seperti ini, kita tidak hanya memperluas wawasan keislaman kita, tetapi juga dapat menyatukan langkah untuk kegiatan sosial keagamaan yang lebih luas di Padang Sidempuan Selatan, dan siap menjadi panitia perdana" tambahnya.
Forum ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mempererat jalinan persaudaraan antarjamaah masjid dan musholla di wilayah tersebut. Agenda perdana pada 14 Oktober nanti akan menjadi tolak ukur bagi keberlanjutan forum ini ke depan. (Nk27)