Dalam kegiatan tersebut, Mursida, MM, Budi Santoso, S.Sos.I dan Ruslan Samosir, S.HI selaku penyuluh agama yang bertugas, menyampaikan berbagai materi penting seputar Thaharah, komunikasi dalam rumah tangga, serta peran masing-masing pasangan dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan mental, spiritual, dan emosional sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Kegiatan bimbingan ini di apresiasi oleh Ka. KUA Gunung Maligas, Rudiamsyah Samsri, SE, MM, yang menyampaikan rasa bangga atas semangat para penyuluh agama dalam memberikan pembinaan kepada calon pengantin. Tutur beliau kegiatan semacam ini sangat penting dalam membentuk generasi keluarga yang kuat, berakhlak, dan berlandaskan keimanan.
"Apresiasi Bimwin ini menjadi sebuah kegiatan penting yang dapat memberikan pembinaan kepada catin. Kami berharap para catin dapat menerapkan ilmu bimwin yang dilaksanakan oleh para PAI KUA agar dapat menjadi bekal dalam kehidupan," jelas Ka KUA.
Melalui kegiatan bimbingan perkawinan ini, KUA Gunung Maligas berharap agar setiap calon pengantin dapat memahami arti dari pernikahan. (MHS/MYS)