KUA Pinggir Perkuat Kesiapan Kafilah Kecamatan Pinggir Menuju MTQ ke-51 Kabupaten Bengkalis

Bengkalis (Humas) Ikhtiar memantapkan kesiapan Kafilah Kecamatan Pinggir menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-51 Tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 terus diperkuat melalui pelaksanaan Training Center (TC). Kepala KUA Pinggir R. Hadi Peratama Jaya, turut hadir dan memberikan sambutan pada pembukaan TC Kafilah Kecamatan Pinggir yang diikuti 45 kafilah dari berbagai cabang perlombaan, di Masjid Besar At-Taqwa Muara Basung, Ahad (27/9/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay, yang diwakili Sekretaris Kecamatan Pinggir T. Muhammad Irfandi, menjadi bagian dari persiapan intensif untuk membekali para kafilah sebelum mengikuti MTQ ke-51 Tingkat Kabupaten Bengkalis yang akan dilaksanakan di Kecamatan Bantan.

Pembukaan turut dihadiri Kepala Desa Muara Basung sekaligus Ketua BKM Masjid Besar At-Taqwa Muara Basung Akhyar Mukmin, Wakil Ketua LPTQ Kecamatan Pinggir Tubari, Ketua MUI Kecamatan Pinggir Zulkifli, Kasi dan Kasubbag Kecamatan Pinggir, lurah, kepala desa dan penjabat kepala desa se-Kecamatan Pinggir, Ketua PKK Desa Muara Basung Maya Gustia, serta para pelatih, official, pendamping dan seluruh Kafilah Kecamatan Pinggir.

Rangkaian pembukaan diawali dengan doa yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Pinggir Zulkifli. Doa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama agar proses pembinaan kafilah hingga pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan memberikan hasil yang diharapkan.

Pelaksanaan TC yang diikuti 45 kafilah tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta pada masing-masing cabang yang diikuti, tetapi juga memperkuat mental, kedisiplinan dan kekompakan kafilah. Para peserta dari berbagai cabang perlombaan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari tim pelatih serta official. Proses tersebut diharapkan mampu mematangkan persiapan peserta sebelum tampil pada MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis di Kecamatan Bantan.

Kepala KUA Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, dalam sambutannya mengingatkan bahwa MTQ memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Menurutnya, MTQ merupakan bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun generasi yang menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.

“MTQ bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur’an dan melahirkan generasi yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Karena itu, mari jadikan TC ini sebagai ruang pembinaan yang sungguh-sungguh, disiplin dan penuh kebersamaan,” tuturnya.

“Kita berharap seluruh proses ini tidak hanya menghasilkan kafilah yang siap berkompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan generasi Qur’ani yang terus berkelanjutan di Kecamatan Pinggir,” tambahnya.


Bagikan Artikel