Lampung, Lampung Timur 25/11/2024 β Proses seleksi Calon Penghulu di Provinsi Lampung memasuki tahap uji kompetensi. Dari 532 calon penghulu yang terdaftar, sebanyak 133 di antaranya akan bersaing memperebutkan 109 formasi penghulu ahli pertama pada tahun 2024. Kompetisi ketat ini diperkirakan akan semakin menarik perhatian masyarakat mengingat peran penting penghulu dalam proses administrasi keagamaan dan sosial di daerah.
Ketua Panitia Seleksi, menyampaikan
bahwa proses Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ini merupakan tahap akhir dalam
rangka memastikan bahwa calon penghulu yang terpilih benar-benar memenuhi
kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas sebagai
penghulu. "Sebanyak 133 calon penghulu yang lulus pada tahap seleksi
administrasi dan ujian kompetensi dasar (SKD) kini akan menjalani ujian SKB
yang melibatkan berbagai materi terkait tugas dan fungsi penghulu," ujar
Ketua yang enggan di sebutkan namanya.
SKB ini akan menguji kemampuan calon
penghulu dalam berbagai aspek, seperti pengetahuan agama, tata kelola
administrasi keagamaan, serta kemampuan komunikasi dan pelayanan publik. Para
peserta juga akan diuji dalam hal kemampuan teknis terkait pengelolaan dokumen
pernikahan, pencatatan perkawinan, serta pemahaman terkait peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Adapun para peserta yang berhasil
lolos dan memenuhi kriteria akan memperoleh jabatan sebagai penghulu ahli
pertama, yang bertugas membantu masyarakat dalam melaksanakan upacara
pernikahan, perceraian, dan berbagai administrasi keagamaan lainnya.
Ketua Panitia juga menambahkan bahwa
meskipun hanya ada 109 formasi yang tersedia, seluruh calon penghulu diharapkan
dapat menunjukkan kualitas terbaik selama proses seleksi berlangsung.
"Kami berharap bahwa para calon penghulu ini tidak hanya mampu menguasai
materi ujian, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam
melayani masyarakat," tambahnya.
Sebagai informasi, penghulu
merupakan jabatan yang sangat penting dalam masyarakat, terutama dalam urusan
pernikahan dan administrasi keagamaan lainnya. Oleh karena itu, penetapan calon
penghulu yang kompeten dan profesional sangat dibutuhkan untuk menjaga
kepercayaan masyarakat terhadap institusi keagamaan.
Proses seleksi ini diharapkan dapat
berjalan lancar dan transparan, serta menghasilkan penghulu-penghulu yang
berkualitas demi memajukan pelayanan keagamaan di Provinsi Lampung. βTeam Humas
APRI LAM-TIMβ