Rantauprapat, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Rantau Utara, Dr. H. Darman, S.Ag, MA, ikut memberikan simulasi pelaksanaan akad nikah pada kegiatan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS), Rabu (13/08) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu.
Pada kegiatan ini Darman sebenarnya mendampingi Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas Islam), H. Darmansyah Siagian, MAP yang menjadi narasumber tentang materi substantif kepenghuluan, memberikan bimbingan simulasi akad nikah sebagai bekal kepada para CPNS penghulu yang baru mendapat tugas di beberapa kecamatan di Labuhanbatu yang berjumlah 8 orang.
Mengawali bimbingannya, Darman menyatakan bahwa seorang penghulu dalam pelayanan pencatatan akad nikah haruslah tampil prima dan berpenampilan sebaik mungkin. Di dalam regulasi telah diatur bahwa pakaian penghulu adalah jas mini dan berpeci hitam. Jadi hal ini harus dipatuhi dan tidak berpakaian di luar ketentuan seperti pakai baju batik, jubah atau memakai serban di kepala. Pakaian jas mini itu supaya membedakan penampilan kita dengan pihak keluarga dan undangan yang hadir.
Berkas pencatatan pun dimasukkan di
dalam map yang rapi, sangat baik apabila dimasukkan dalam map batik. Jangan
tidak pakai map apalagi membawanya dengan dilipat karena akta nikah itu adalah
dokumen penting sebagai bukti autentik pencatatan nikah warga Negara Muslim
Indonesia.
Simulasi ini berjalan lancar dengan
masing-masing calon penghulu mengambil peran sebagai penghulu, wali nikah, calon
pengantin, dua orang saksi nikah dan undangan yang hadir. (MHS/DRM)