Pantai Cermin
(Humas) – Masjid Istikmal Desa Bengkel menjadi pusat perhatian umat pada
pelaksanaan Khutbah Jum’at kali ini. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pantai
Cermin, H. Dauli Damanik, M.Ag,
tampil sebagai khatib dengan membawa pesan besar tentang pentingnya menjaga
lingkungan, terutama di tengah meningkatnya bencana banjir dan longsor yang
melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Utara, termasuk Kecamatan Pantai Cermin
Kabupaten Serdang Bedagai. Jumat, (28/11).
Dalam
khutbahnya, H. Dauli Damanik menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi
alam yang semakin tidak stabil. Ia menegaskan bahwa bencana yang terjadi bukan
semata-mata fenomena alam, tetapi juga akibat dari ulah manusia yang
mengabaikan keseimbangan lingkungan. Menurutnya, menjaga alam bukan hanya
kebutuhan hidup, tetapi juga bagian dari ajaran Islam yang wajib dipahami oleh
setiap Muslim.
Beliau
mengutip dalil pertama dari Al-Qur’an, yaitu QS. Al-A’raf ayat 56: “Dan
janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.”
Ayat ini, jelasnya, merupakan peringatan keras agar manusia tidak merusak
tatanan alam yang telah Allah ciptakan dengan begitu sempurna. Kerusakan
sekecil apa pun yang dilakukan manusia dapat menimbulkan dampak besar bagi
kehidupan.
Dalam
kesempatan itu, H. Dauli Damanik menyinggung kondisi lingkungan yang mulai
sering dilanda banjir akibat tersumbatnya parit, minimnya pohon pelindung,
serta rendahnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Ia mengingatkan
jamaah bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar urusan pemerintah atau relawan,
melainkan tugas kolektif seluruh masyarakat.
Ia mengajak
masyarakat untuk memulai gerakan kecil namun bermakna, seperti membersihkan
lingkungan sekitar rumah, menjaga saluran air, dan mengurangi penggunaan
plastik sekali pakai. Menurutnya, perubahan besar selalu bermula dari
kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh semua orang.
Dalam bagian
akhir khutbah, H. Dauli Damanik menyampaikan pesan menyentuh kepada jamaah.
“Bumi ini bukan milik kita semata. Ia adalah titipan untuk anak-anak kita
kelak. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan apakah mereka hidup dalam
kenyamanan atau justru menghadapi bencana yang kita tinggalkan,” ucapnya dengan
suara penuh harap.
Khutbah
Jum’at di Masjid Istikmal tersebut ditutup dengan doa agar Allah memberikan
kekuatan kepada umat untuk menjaga amanah bumi, melindungi masyarakat dari
bencana, serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan. Melalui
pesan yang menggugah ini, KUA Pantai Cermin berharap gerakan peduli lingkungan
semakin tumbuh di hati masyarakat.