Pantai Cermin
(Humas) – Kepala KUA Kecamatan Pantai Cermin, H. Dauli Damanik, M.Ag
menyampaikan ceramah dakwah tentang hikmah bulan suci Ramadhan di Masjid Agung
Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat malam. Ceramah tersebut dihadiri oleh jamaah
dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, remaja masjid, hingga para
orang tua yang antusias menyambut bulan penuh berkah. Senin, (23/02/2026).
Dalam
tausiyahnya, H. Dauli Damanik menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan
ruhani yang Allah SWT berikan kepada umat Islam untuk membentuk pribadi yang
bertakwa. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat
183: “Yā ayyuhalladzīna āmanū kutiba ‘alaikumush shiyām kamā kutiba
‘alalladzīna min qablikum la‘allakum tattaqūn” yang artinya, “Wahai
orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan
atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” Menurutnya, tujuan
utama puasa adalah melahirkan insan bertakwa, bukan sekadar menahan lapar dan
dahaga.
Beliau juga
menjelaskan bahwa salah satu hikmah Ramadhan adalah melatih kesabaran dan
pengendalian diri. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa itu adalah perisai”
(HR. Bukhari dan Muslim). Artinya, puasa menjadi benteng yang melindungi
seorang mukmin dari perbuatan dosa dan akhlak tercela. Dengan berpuasa,
seseorang belajar menahan amarah, menjaga lisan, serta memperbaiki hubungan
sosial.
Selain itu,
Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagaimana disebutkan dalam
Surah Al-Baqarah ayat 185: “Syahru Ramadhānalladzī unzila fīhil Qur’ān…”
Karena itu, H. Dauli mengajak jamaah untuk memperbanyak tilawah, tadabbur, dan
mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa
Ramadhan adalah momentum terbaik untuk kembali mendekatkan diri kepada kitab
suci sebagai pedoman hidup.
Dalam
ceramahnya, beliau juga mengingatkan tentang keutamaan Lailatul Qadar yang
lebih baik dari seribu bulan sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Qadr ayat 3.
Malam tersebut, menurutnya, adalah kesempatan emas bagi setiap muslim untuk
meraih ampunan dan pahala berlipat ganda. Ia mengajak jamaah untuk menghidupkan
sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan qiyamul lail, dzikir, dan doa.
Tak hanya
berbicara tentang ibadah mahdhah, H. Dauli Damanik juga menyoroti pentingnya
kepedulian sosial selama Ramadhan. Ia mengingatkan kewajiban zakat fitrah dan
anjuran memperbanyak sedekah. Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang
paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat di bulan Ramadhan (HR.
Bukhari). Hal ini menjadi teladan bagi umat Islam untuk berbagi kepada fakir
miskin dan mereka yang membutuhkan.
Di akhir
tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai
momentum perubahan diri. “Jangan sampai Ramadhan berlalu tanpa bekas dalam
kehidupan kita. Jadikan bulan ini sebagai titik balik menuju pribadi yang lebih
baik, keluarga yang lebih harmonis, dan masyarakat yang lebih peduli,” pesannya
penuh harap.
Ceramah
tersebut ditutup dengan doa bersama agar seluruh umat Islam di Kabupaten
Serdang Bedagai diberikan kesehatan, kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa,
serta dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar. Suasana haru dan khidmat
menyelimuti masjid, menandakan semangat spiritual yang semakin tumbuh di tengah
masyarakat.