Kepala KUA Lima puluh Sampaikan Tausiyah di Acara Majelis Zikir LAM RIAU

Pekanbaru (Humas) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menyelenggarakan acara Majelis Dzikir dan Doa bersama dalam rangka memanjatkan doa agar asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau segera berlalu, kegiatan berlangsung pada Rabu (23/09/2026) yang bertempat di Balai Adat LAMR.

Kegiatan Majelis Dzikir tersebut turut dihadiri oleh para tokoh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) serta Pemerintah Provinsi Riau yang di wakili Kepala Badan Riset Daerah Provinsi Riau Roni Bowo Leksono.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam serta memohon kepada Allah SWT agar masyarakat Riau senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan dari berbagai dampak yang ditimbulkan oleh bencana kabut asap.

Kepala KUA Kecamatan Lima Puluh, Ahmadi, yang diamanahkan sebagai penceramah, menyampaikan pentingnya menjaga alam dari berbagai bentuk kerusakan. Menurutnya, alam merupakan amanah Allah SWT yang harus dijaga dan dirawat oleh manusia.

“Menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban seluruh masyarakat. Kerusakan lingkungan dapat memberikan dampak luas terhadap kehidupan manusia, termasuk kesehatan, perekonomian, dan kenyamanan masyarakat,”ungkap Ahmadi dalam tausiyahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menghindari berbagai tindakan yang dapat menyebabkan kerusakan alam dan memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Mari kita bersama-sama menjaga alam, karena alam adalah amanah dari Allah SWT. Kita juga berdoa agar jerebu dan asap di Provinsi Riau segera berlalu, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman, sehat, dan nyaman,” pesan Ahmadi.

Selain tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Para peserta memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat Riau serta segera mengakhiri kondisi jerebu yang melanda sejumlah wilayah.



Bagikan Artikel