APRI_CABANG KSB_Brang Ene, [10 Oktober 2025) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Brang Ene menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan sosialisasi bertema Cegah Kawin Anak untuk Wujudkan Generasi Emas Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sumbawa Barat yang bertempat di Aula Kantor Camat Brang Ene pada hari Rabu 8 Oktober 2025.
Kegiatan ini
diikuti oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, perwakilan perangkat desa, bidan
desa, serta perwakilan organisasi perempuan. Acara tersebut bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif perkawinan usia anak
serta pentingnya peran semua pihak dalam mencegahnya.
Dalam pemaparannya,
Kepala KUA Brang Ene A.Ma’arif M, SHI. menegaskan bahwa perkawinan anak bukan
hanya persoalan sosial, tetapi juga berdampak pada pembangunan bangsa.
“Anak-anak adalah
aset bangsa yang harus dilindungi. Pernikahan di usia anak berisiko tinggi
terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan mereka. Karena itu pencegahan
harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat,” ujarnya.
Beliau juga
menjelaskan bahwa KUA Brang Ene secara rutin melakukan bimbingan perkawinan
(bimwin ) catin dan edukasi pra-nikah untuk memastikan calon pengantin memahami
aspek hukum, agama dan kesiapan mental dalam membangun rumah tangga yang harmonis.
“Kami tidak hanya melayani pencatatan nikah,
tetapi juga memberikan pembinaan agar masyarakat memahami pentingnya menikah
pada usia yang ideal sesuai ketentuan undang-undang,” tambahnya.
Sementara itu,
perwakilan dari Dinas P2KBP3A Kabupaten Sumbawa Barat mengapresiasi partisipasi
aktif KUA dalam kegiatan tersebut. Menurut, kolaborasi lintas sektoral sangat
penting untuk menekan angka perkawinan anak di daerah, khususnya di Kecamatan
Brang Ene yang mana masih ditemukan 1 kasus pernikahan anak dibawah umur
ditahun 2025.
“Kami berharap kerja sama dengan KUA, sekolah,
dan tokoh masyarakat terus berlanjut agar upaya pencegahan ini semakin efektif
dan efisien” ujarnya.