Bengkalis (Humas) Bertempat di ruang
kerja Kepala KUA Kecamatan Bantan Senin, (03/11/2025) pada pukul 09.00 WIB,
telah berlangsung kegiatan mediasi rumah tangga antara pasangan suami istri
Dino dan Asmah. Mediasi ini difasilitasi langsung oleh Kepala KUA Kecamatan
Bantan, Drs. H. Nasuha, bersama penyuluh agama Islam.
Permasalahan
yang dihadapi pasangan tersebut berkaitan dengan ketidakharmonisan rumah
tangga, di mana pihak istri mengeluhkan bahwa suaminya sering meninggalkan
rumah tanpa memberi nafkah, serta adanya campur tangan berlebihan dari orang
tua suami dalam urusan rumah tangga mereka.
Dalam proses
mediasi, pihak KUA memberikan bimbingan dan nasehat keagamaan agar kedua belah
pihak dapat saling memahami tanggung jawab masing-masing. Drs. H. Nasuha
menegaskan bahwa pernikahan merupakan ikatan suci yang harus dijaga dengan
kejujuran dan tanggung jawab.
โKeluarga
sakinah tidak mungkin terwujud tanpa komunikasi yang baik, kejujuran, dan
saling menghargai antara suami istri. Orang tua hendaknya mendukung, bukan
mencampuri secara berlebihan urusan rumah tangga anaknya,โ ujar Drs. H. Nasuha.
Sementara
itu, penyuluh agama Islam menambahkan pentingnya peran suami sebagai pemimpin
keluarga yang wajib memberi nafkah lahir dan batin kepada istri.
โSuami
bertanggung jawab memberikan nafkah dan perlindungan kepada keluarganya.
Sedangkan istri diharapkan dapat menghormati suami dan menjaga suasana rumah
tangga agar tetap harmonis,โ tutur penyuluh agama KUA Bantan.
Kegiatan
mediasi berlangsung dalam suasana tenang dan kekeluargaan. Di akhir pertemuan,
kedua belah pihak menyatakan kesediaannya untuk memperbaiki hubungan dan
menjaga keharmonisan rumah tangga dengan lebih baik ke depannya.
Sebagai
penutup, Kepala KUA Kecamatan Bantan menyampaikan harapan agar masyarakat tidak
segan-segan memanfaatkan layanan mediasi dan bimbingan keluarga yang tersedia
di KUA.
โKami
berharap masyarakat dapat datang ke KUA untuk mencari solusi keagamaan bila
menghadapi masalah rumah tangga. Insya Allah, dengan musyawarah dan bimbingan
agama, setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai,โ tutup Drs. H. Nasuha.