Pancur Batu, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu menggelar acara Pengukuhan Pengajian Akbar Kecamatan Pancur Batu yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ikhlas, Tuntungan II, Jumat (10/10). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta mempererat tali silaturahmi antarjamaah pengajian se-Kecamatan Pancur Batu.
Camat
Pancur Batu, Feri Eri Sepnanda Ginting, S.STP., M.AP., Kepala KUA Kecamatan
Pancur Batu, H. Ilyas, M.A., serta ratusan jamaah ibu-ibu pengajian dari
berbagai desa di Kecamatan Pancur Batu. Bertindak sebagai penceramah adalah Boby
Marfansyah Maduwu, S.H., Penghulu KUA Pancur Batu, yang menyampaikan tausiyah
bertema “Silaturahmi Kuat, Selamat Dunia Akhirat”.
Dalam
sambutannya, H. Ilyas, M.A. menegaskan bahwa Pengajian Akbar Pancur Batu bukan
sekadar wadah kegiatan keagamaan, melainkan benteng pertahanan dalam
menciptakan persatuan dan keutuhan umat. “KUA hadir bukan hanya sebagai
instansi pelayanan pernikahan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam
memperkuat moderasi beragama, membina keluarga sakinah, dan menjaga kerukunan,”
tegasnya.
Ia
juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan semangat Proyek Perubahan
Transformasi Layanan Kementerian Agama (Protas Kemenag), yakni “Kemenag
Berdampak” — Kementerian Agama yang hadir memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat. Salah satu wujud nyata dari Protas Kemenag adalah penguatan
kelembagaan masyarakat melalui kegiatan keagamaan seperti pengajian akbar ini.
Penceramah
Boby Marfansyah dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk terus
memperkokoh iman dan takwa, memperbanyak silaturahmi, serta menjadikan masjid
sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial. “Masjid bukan hanya tempat shalat,
tapi juga tempat menumbuhkan semangat kebersamaan, tempat mempererat ukhuwah,”
ujarnya.
Acara pengukuhan diakhiri dengan doa bersama. Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dengan pengukuhan
ini, diharapkan Pengajian Akbar Kecamatan Pancur Batu dapat menjadi wadah
dakwah dan pemberdayaan umat secara berkelanjutan serta memperkuat sinergi
antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang rukun
dan moderat. (MHS/ILY)