Ka. KUA Bosar Maligas Ajak Jamaah Jadikan Masjid sebagai Pusat Kebaikan dan Pembinaan Umat

Bosar Maligas, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bosar Maligas, Andika Mulia, S.Pd., M.Si., mengajak umat Islam untuk menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat kebaikan, pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan penguatan kepedulian sosial. Pesan tersebut disampaikan Andika Mulia dalam khutbah Jumat pada 25 September 2026 di Masjid PTPN III Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas.

Dalam khutbahnya, ia mengingatkan jamaah bahwa masjid memiliki peran penting dalam membangun kehidupan umat yang religius, harmonis, dan saling peduli. Karena itu, keberadaan masjid diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitarnya.

Menurutnya, memakmurkan masjid tidak hanya dilakukan dengan meramaikan salat berjamaah, tetapi juga dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan keimanan, ilmu pengetahuan, akhlak, serta kepedulian terhadap sesama.

โ€œMasjid harus menjadi pusat kebaikan dan pembinaan umat. Dari masjid kita membangun ketakwaan, mempererat ukhuwah, mendidik generasi, dan menumbuhkan kepedulian sosial,โ€ pesan Andika dalam khutbahnya.

Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan nilai-nilai yang diperoleh dari masjid sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ketakwaan, menurutnya, harus tercermin dalam sikap jujur, amanah, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta menjauhi perbuatan yang dapat merusak persaudaraan.

Lebih lanjut, Andika menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh agama, pengurus masjid, dan seluruh elemen masyarakat dalam membina generasi muda. Masjid dapat menjadi ruang yang positif bagi anak-anak dan remaja untuk belajar agama, membangun karakter, serta mengembangkan kegiatan yang bermanfaat.

Ia berharap semangat memakmurkan masjid terus tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Bosar Maligas. Dengan pengelolaan masjid yang baik dan kegiatan keagamaan yang berkesinambungan, masjid diharapkan mampu menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan sosial masyarakat.

Khutbah Jumat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengajak seluruh jamaah memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan mempererat hubungan antarsesama. Dengan menjadikan masjid sebagai pusat kebaikan, diharapkan lahir masyarakat yang semakin religius, peduli, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

KUA Kecamatan Bosar Maligas terus mendorong agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. (AM) 

Bagikan Artikel