Panyabungan, (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Rapat Early Warning System (EWS) Konflik Agama Masyarakat pada, Rabu (05/11), bertempat di Aula Kantor Kemenag Mandailing Natal.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Maranaik Hasibuan M.A, didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha, H. Armen Rahmad Hasibuan, S.Ag., M.I.Kom, Kasi Bimas Islam Irfansyah Nasution, S.Ag., M.M, kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh yang ada di kabupaten Mandailing Natal.
Dalam
arahannya, Maranaik Hasibuan
menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik keagamaan di tengah
masyarakat. Ia menyampaikan bahwa upaya menjaga kerukunan umat beragama
merupakan bagian penting dari tugas Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas
sosial dan memperkuat persatuan bangsa βKita harus selalu sigap dan responsif
dalam memantau dinamika masyarakat. Early Warning System bukan sekadar laporan,
tetapi sistem kewaspadaan dini untuk mencegah munculnya konflik dan memperkuat
kerukunan,β ujar Maranaik Hasibuan.
Selain
membahas isu toleransi dan kerukunan, rapat juga menyoroti beberapa agenda
internal penting, di antaranya pembahasan
program Srikandi, penyelesaian administrasi E-Kinerja pegawai, serta persiapan
Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama yang akan datang.
Kasubbag TU, H. Armen,
dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa penyelesaian E-Kinerja harus menjadi
perhatian seluruh pegawai agar kinerja instansi dapat terukur dengan baik
sesuai target yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan agar persiapan HAB
dilakukan secara matang, baik dari segi kegiatan, partisipasi pegawai, maupun
aspek administrasi βKita ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan menjelang Hari
Amal Bakti berjalan lancar, tertib, dan membawa semangat kebersamaan keluarga
besar Kementerian Agama,β ungkap Armen.
Rapat
koordinasi ini diakhiri dengan sesi diskusi dan penegasan tindak lanjut dari
masing-masing bidang untuk memastikan seluruh program dan kegiatan dapat
terlaksana dengan optimal. Dengan terselenggaranya rapat ini, diharapkan
Kemenag Mandailing Natal semakin solid dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan kinerja pegawai, serta memantapkan kesiapan menyambut Hari Amal Bakti Kementerian Agama yang menjadi
momentum penguatan semangat pengabdian kepada masyarakat. (MHS/REP)