Gunungsitoli, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli
Utara menunjukkan peran aktifnya dalam pelayanan dan kepedulian sosial dengan
turut mengambil bagian dalam kegiatan pendistribusian Denda Dam Haji tahun
2025. Acara mulia ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Kota Gunungsitoli dan bertempat di KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara pada hari
Rabu, (22/10).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari upaya BAZNAS Kota Gunungsitoli
untuk menyalurkan dana yang berasal dari denda pelanggaran ibadah haji (DAM)
kepada pihak yang paling berhak, yakni kaum dhuafa dan fakir miskin. Total
sekitar 50 orang penerima manfaat dari wilayah Kecamatan Gunungsitoli Utara
mendapatkan bantuan tersebut.
Sekretaris BAZNAS Kota Gunungsitoli, H. Dr. Jul Karman Tanjung, dalam laporannya menyampaikan bahwa pendistribusian dana DAM ini adalah bentuk amanah dari para jemaah haji yang telah menunaikan kewajiban dam mereka melalui BAZNAS.
"Dana ini adalah hak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami
memastikan penyalurannya tepat sasaran, sebagai komitmen BAZNAS dalam mengelola
dana umat secara profesional dan sesuai syariat," ujar beliau. Dr. Jul
Karman Tanjung juga menambahkan bahwa sinergi dengan KUA di tingkat kecamatan
sangat membantu dalam memvalidasi data penerima dan menjangkau masyarakat
hingga ke pelosok.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara Amir Sidik Harefa,
S.Pd.I. dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepercayaan
BAZNAS menjadikan KUA sebagai titik distribusi. Beliau menekankan bahwa peran
KUA bukan hanya sebatas urusan pernikahan dan keagamaan, tetapi juga sebagai
pusat pelayanan umat. "Kami siap mendukung program-program keumatan
seperti ini. Semoga bantuan DAM Haji ini dapat sedikit meringankan beban
ekonomi para penerima, sekaligus menjadi berkah bagi para jemaah haji yang
telah menunaikan denda damnya," tuturnya.
Acara pendistribusian berjalan lancar dan khidmat, diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Gunungsitoli, serta menjadi contoh sinergi yang baik antara lembaga keagamaan dan lembaga amil zakat dalam melayani umat.